Mengenang 73 tahun silam pertempuran di Surabaya, PTA Surabaya laksanakan Upacara Hari Pahlawan
Dipublikasi 12 November 2018 10:06:15 oleh Web Admin Dibaca sebanyak 383 kali

Surabaya | pta-surabaya.go.id

Drs. Muzni Ilyas, S.H., MH. Plt. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya pembina upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 tahun 2018 di halaman utama kantor PTA Surabaya, Jl. Mayjen Sungkono No.7 Surabaya. Upacara dilaksanakan untuk mengenang jasa pada pahlawan yang telah berjasa untuk indonesia.


Drs. Muzni Ilyas, S.H., MH. Plt. Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya memimpin Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 tahun 2018

Tema pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan ke 73 tahun 2018 adalah "Semangat Pahlawan di Dadaku" sebagaimana dimuat dalam Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2018. Sejalan dengan Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor. 1374/SEK/HM.01.2/11/2018 tanggal 08 November 2018, seluruh Hakim Tinggi, Pajabat Struktural, Pejabat Fungsional, Pegawai dan Karyawan PTA Surabaya mengikuti upacara yang dilaksanakan tepat pukul 08:00 Wib dengan tertib dan Kidmat.


Pengibaran Bendera pada Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 tahun 2018

Dalam Amanatnya, Pembina upacara menyampaikan kesan-kesan pahlawan diantaranya :

"Jangan memperbanyak lawan, tetapi perbanyak kawan" pidato Bung Tomo melalui radio pemberontakan.

"Selama banteng-banteng indonesia masih mempunyai darah merah yang dapat membikin kain putih merah dan putih maka selama itu tidak akan kita mau menyerah kepada siapapun juga" pidato Bung Tomo di radio pada saat pertempuran menghadapi inggris di surabaya bulan November 1945.


Seluruh peserta Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 tahun 2018 melakukan penghormatan pada Sang Saka Merah Putih

"Berulang-ulang telah kita katakan, bahwa sikap kita ialah lebih baik hancur dari pada dijajah kembali" pidato Gubernur Suryo di radio menjelang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

"Beri aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Dan beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncang dunia" pidato Soekarno Hari Pahlawan 10 November 1961.

"Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka" pidato HUT Proklamasi 1963.


Amanat pembina upacara Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 tahun 2018

"Pahlawan yang setia itu berkorban bukan buat dikenal namanya, tetapi semata mata untuk membela cita-cita"

"Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. makin pudar persatuan dan kepedulian, Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta. Jangan menghaeapkan bangsa lain respek terhadap bangsa ini, bila kita sendiri gemar memperdaya sesama saudara sebangsa, merusak dan mencuri kekayaan Ibu Pertiwi" kata kata Moh. Hatta wakil Presiden RI pertama.


Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 tahun 2018

Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional ke 73 tahun 2018 diakhiri denga pembacaan Do'a yang dipimping oleh Drs. H. Abdullah Cholil, M.Hum Hakim Tinggi PTA Surabaya

iyok642


Index Berita