logo

PENCANANGAN ZONA INTEGRITAS

Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani
PENCANANGAN ZONA INTEGRITAS

MAKLUMAT PELAYANAN

MAKLUMAT PELAYANAN

Prosesi Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya

Surabaya, Rabu tanggal 29 April 2020 diadakan wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama  Surabaya secara daring dan virtual pertama kali sepanjang sejarah dilingkungan Dirjen Badilag Mahkam
Prosesi Wisuda Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya

11 APLIKASI INOVASI

11 Aplikasi Inovasi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama          
11 APLIKASI INOVASI

Profil Pembangunan Zona Integritas PTA Surabaya

Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi Pada Pengadilan Tinggi Agama Surabaya
Profil Pembangunan Zona Integritas PTA Surabaya

Saran dan Pengaduan

Untuk menyampaikan Saran Dan Pengaduan tidak perlu datang ke kantor kami, cukup sampaikan melalui WhatsApp

SIWAS

SIWAS adalah aplikasi pengaduan yang disediakan oleh Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

e-court

Layanan Pendaftaran Perkara, Taksiran Panjar Biaya Perkara, Pembayaran dan Pemanggilan yang dilakukan Secara Online.

Informasi Penelusuran Perkara

Pihak berperkara bisa melihat secara realtime dimanapun dan kapanpun tentang perkara banding yang diajukan

Rekapitulasi Perkara

Rekapitulasi Perkara Tingkat Pertama dan Tingkat Banding

Dipublikasikan oleh admin on . Hits: 79

Webinar Nasional Dispensasi Kawin

Surabaya | pta-surabaya.go.id

       Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Hasil Pengawasan Implementasi Dispensasi Kawin Usia Anak secara on line. Acara yang dilaksanakan pada Rabu, 2 Desember 2020 diikuti oleh Komisi VIII DPR RI, Kementerian Koordinator Bidang Manusia dan Kebudayaan , Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas, Kementerian Hukum dan Ham, Kementerian Hukum dan Ham, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Agama, Mahkamah Agung serta Kementerian terkait lainnya.

       Acara Webinar ini juga diikuti secara on line oleh keluarga besar PTA Surabaya, yaitu : H. Cholidul Azhar,SH,M.Hum Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan segenap Hakim Tinggi di Aula PTA Surabaya. Acara yang dibuka oleh Dr. Susanto, MA Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia, dilanjutkan pidato Pembuka oleh anggota Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka , S.Sos, M.Si. Bertindak sebagai narasumber sebanyak 5 orang, yaitu : Woro Srihastuti Sulisyaningrum (Direktur Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda dan Olahraga Kementerian PPN/ Bappenas) dengan tema : Strategi Negara dalam Penghapusan Perkawinan Usia Anak. Yang kedua adalah Rita Pranawati, MA (Wakil Ketua KPAI) dengan judul Perkawinan Usia Anaka Paska UU nomor 16 tahun 2019 : Implementasi dan Strategi Pencegahan. Nara sumber yang ketiga adalah : Dr. H. Amran Suadi, SH, MH, MM (Ketua Kamar Agama MA) dengan judul : Implementasi Perma nomor 5 tahun 2019 Pasca Perubahan UU Perkawinan terhadap Pelaksanaan Dispensasi Kawin di Pengadilan. Yang keempat adalah : Dra. Lenny N Rosalin,Ms.c, M.Fin ( Deputy Menteri PPPA Bidang Tumbuh Kembang Anak) dengan judul : Pencegahan Perkawinan Anak Menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA) 2030. Dan yang terakhir adalah : M. Adip Machrus, S.Ag (Kasubdit Bina Keluarga Sakinah Kemenag RI) dengan judul : Peran KUA dalam Upaya Pencegahan Perkawinan Anak.

1

        Pada kesempatan tersebut, Dr. H, Amran Suadi, SH, MH, MM memaparkan bahwa penyebab terjadinya praktik perkawinan anak adalah sebagai berikut : faktor ekonomi/Kemiskinan, budaya dan agama, ketidak setaraan Gender, Regulasi, geografi, Akses Pendidikan dan adanya arus globalisasi. Oleh Karena itu pasal 7 UU nomor 1 tahun 1974 tentang Perkawinan dilakukan perubahan tentang batas usia perkawinan menjadi minimal 19 tahun, baik untuk laki-laki maupun perempuan, jelasnya. Anak adalah inventasi bangsa yang harus dilindungi, jumlah populasi anak saat ini di Indonesia adalah 79,55 juta atau 30,1 % dari Penduduk, tambahnya. Urgensi perubahan pasal 7 tersebut adalah : memajukan Pendidikan, Kesejahteraan  dan perlindungan terhadap Anak, disamping itu angka perkawinan anak sudah pada tingkat yang mengkhawatirkan, jelasnya. (dit/zom)

 

2

Hubungi Kami

Pengadilan Tinggi Agama Surabaya

Jl. Mayjen Sungkono No.7
Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. 60225

031-5681797

031-5680426

ptasurabaya@gmail.com