Ermas Firdaus Resmi Dilantik sebagai Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Teknologi Informasi PTA Surabaya
Surabaya, 21 Juli 2026 – Pengadilan Tinggi Agama Surabaya kembali memperkuat organisasi melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Teknologi Informasi, yang dilaksanakan di Aula KH. Abdullah Shiddiq Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Selasa (21/7/2026). Pada kesempatan tersebut, Ermas Firdaus, S.T., S.H., M.H. resmi dilantik oleh Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., berdasarkan Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 6704/SEK/SK.KP4.1.3/VII/2026 tentang promosi dan mutasi pejabat struktural di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di bawahnya.

Pelantikan berlangsung dengan khidmat diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Mahkamah Agung, dilanjutkan pembacaan Surat Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia, prosesi pelantikan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara sumpah jabatan serta Pakta Integritas sebagai bentuk komitmen moral dan profesional dalam mengemban amanah jabatan.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya menyampaikan bahwa pelantikan bukanlah sekadar seremonial administratif, melainkan momentum yang membawa konsekuensi yuridis sekaligus amanah besar bagi pejabat yang dilantik. Menurutnya, setiap aparatur yang dipercaya menduduki jabatan harus mampu memberikan kontribusi nyata bagi organisasi dan menjadi energi baru dalam mewujudkan pelayanan peradilan yang semakin berkualitas.

"Jangan sampai kehadiran kita dalam sebuah organisasi hanya menjadi figura atau pajangan. Kehadiran kita harus menjadi tambahan kekuatan dalam mengayuh biduk organisasi menuju tujuan suci peradilan, yaitu menegakkan hukum dan keadilan," tegas Ketua PTA Surabaya.
Ketua PTA Surabaya mengingatkan bahwa seorang Kepala Sub Bagian merupakan pemimpin pada unit kerjanya. Karena itu, seorang pemimpin harus mampu menjalankan tiga fungsi utama, yaitu memimpin organisasi, memimpin orang, dan memimpin diri sendiri. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam membangun organisasi yang sehat dan produktif.

Dalam memimpin organisasi, diperlukan kemampuan manajerial yang baik agar seluruh sumber daya dapat dikelola secara efektif. Sementara dalam memimpin manusia dibutuhkan kemampuan kepemimpinan yang adaptif, karena setiap individu memiliki karakter, kebutuhan, dan cara berpikir yang berbeda. Namun demikian, menurut beliau, tantangan terbesar justru terletak pada kemampuan memimpin diri sendiri, yaitu mengendalikan ego, menjaga integritas, serta terus mengembangkan kualitas pribadi.
Sebagai pedoman dalam memimpin diri sendiri, Ketua PTA Surabaya mengangkat Filosofi Padi. Beliau menjelaskan bahwa padi yang semakin berisi akan semakin merunduk. Makna tersebut mengajarkan bahwa semakin tinggi jabatan dan ilmu yang dimiliki seseorang, maka semakin rendah hati pula sikap yang harus ditunjukkan.
Beliau juga mengingatkan bahwa sebagaimana padi yang tidak pernah memakan hasilnya sendiri, setiap aparatur hendaknya bekerja dengan penuh keikhlasan tanpa selalu memikirkan manfaat yang akan diperoleh bagi dirinya. Yang terpenting adalah terus memberikan manfaat bagi organisasi, masyarakat, dan sesama. Selain itu, sebagaimana sawah yang selalu dialiri air, seorang aparatur juga harus senantiasa memperbarui pengetahuan, meningkatkan kompetensi, serta tidak pernah merasa cukup dalam belajar.

Pada kesempatan tersebut, Ketua PTA Surabaya turut memberikan motivasi kepada pejabat yang baru dilantik agar terus meningkatkan kompetensi akademik maupun profesional sebagai bentuk investasi sumber daya manusia bagi lembaga. Menurutnya, peningkatan kualitas aparatur akan menjadi kekuatan besar dalam mengangkat reputasi Pengadilan Tinggi Agama Surabaya sebagai salah satu satuan kerja terbaik di lingkungan Peradilan Agama.
Mengakhiri amanatnya, Ketua PTA Surabaya mengucapkan selamat kepada Ermas Firdaus, S.T., S.H., M.H., atas amanah yang telah dipercayakan. Beliau berharap kehadiran pejabat baru dapat semakin memperkuat soliditas organisasi dan menjaga budaya kerja yang selama ini telah terbangun dengan baik di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.
"PTA Surabaya adalah pengadilan besar. Sekarang saatnya kita membuktikan melalui karya dan kinerja. Mudah-mudahan dengan bergabungnya Ibu Ermas, keluarga besar PTA Surabaya semakin kompak dan semakin kuat," pungkas beliau.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat yang baru dilantik oleh Ketua, Wakil Ketua, para Hakim Tinggi, Panitera, Sekretaris, Ketua Pengadilan Agama Surabaya beserta seluruh tamu undangan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan dukungan atas amanah baru yang diemban.
Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dalam memperkuat tata kelola organisasi melalui pengisian jabatan strategis dengan sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Sejalan dengan semangat KOMPAK (Komitmen pada Kemajuan, Kompeten, Obyektif, Melayani, Profesional, Akuntabel, dan Kerjasama), diharapkan amanah baru ini semakin memperkuat kualitas pelayanan, manajemen kepegawaian, serta transformasi digital di lingkungan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !