KPTA Surabaya Hadiri Milad ke-144 PA Ngawi, Apresiasi Integritas dan Inovasi Pelayanan Peradilan
Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., menghadiri peringatan Milad ke-144 Pengadilan Agama (PA) Ngawi yang diselenggarakan di Ruang Sidang Utama PA Ngawi pada Jumat, 30 Januari 2026. Kehadiran KPTA Surabaya dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan dan apresiasi atas komitmen PA Ngawi dalam menjaga integritas serta menghadirkan inovasi pelayanan peradilan yang berkelanjutan.

Kegiatan milad yang mengusung tema “Integritas Tanpa Batas, Inovasi Tiada Henti” ini turut dihadiri oleh Bupati Ngawi H. Ony Anwar Harsono, S.T., M.H., para Ketua Pengadilan Agama se-Koordinator Wilayah Madiun, jajaran Forkopimda, para pemangku kepentingan, serta seluruh aparatur PA Ngawi.
Dalam sambutannya, KPTA Surabaya menyampaikan bahwa usia 144 tahun merupakan tonggak sejarah yang menunjukkan kematangan kelembagaan PA Ngawi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa integritas aparatur peradilan harus dijaga tanpa kompromi dan diiringi dengan inovasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat pencari keadilan.

Pada kesempatan tersebut, KPTA Surabaya bersama Bupati Ngawi dan Ketua PA Ngawi turut meresmikan peluncuran empat inovasi layanan PA Ngawi yang ditandai dengan penempelan lima jari tangan pada layar sebagai simbol komitmen bersama. Empat inovasi tersebut meliputi audio anti gratifikasi dan tata tertib persidangan dalam empat bahasa, sosialisasi layanan peradilan melalui videotron di pusat kota, program podcast layanan hukum melalui Radio Suara Ngawi, serta digitalisasi berkas perkara melalui penerapan tanda tangan elektronik dan e-meterai pada putusan pengadilan.

KPTA Surabaya mengapresiasi langkah-langkah inovatif tersebut sebagai bentuk nyata transformasi pelayanan peradilan yang tidak hanya berorientasi pada administrasi perkara, tetapi juga pada edukasi hukum dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan milad ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan panjang PA Ngawi. Potongan tumpeng diserahkan kepada KPTA Surabaya dan Bupati Ngawi sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara lembaga peradilan dan pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan.

Melalui momentum milad ini, KPTA Surabaya berharap PA Ngawi terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme aparatur, serta melahirkan inovasi-inovasi yang memberikan kemudahan dan kepastian hukum bagi masyarakat pencari keadilan.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !