Berita Pengadilan Agama Pacitan
Bimbingan Teknis: Teknik Pelaksanaan Eksekusi Putusan yang Efektif dan Efisien
Tanggal Rilis Berita : 06 Oktober 2022, Pukul 15:17 WIB, Telah dilihat 26 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Pacitan
36e6435b-fc8e-42b9-af80-d697ec88289b.jpg

Pacitan, 6 Oktober 2022. Ketua Pengadilan Agama Pacitan bersama para Hakim dan aparatur kepaniteraan Pengadilan Agama Pacitan mengikuti bimbingan teknis peningkatan tenaga teknis di lingkungan peradilan agama secara online yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, mulai pukul 08.30 s.d. 11.00 WIB.

Narasumber dari bimbingan teknis kali ini yaitu Ketua Pengadilan Tinggi Agama Makassar, Bapak Dr. Drs. H. Abu Huraerah, S.H., M.H. dengan tema materi "Teknis Pelaksanaan Eksekusi Putusan yang Efektif dan Efisien". Adapun peserta bimbingan teknis merupakan seluruh tenaga teknis di wilayah hukum Zona 4, yaitu PTA Semarang dan PTA Surabaya.

140ac89a-0f5d-4dff-b25c-f06ee29a23c4.jpg

Tema ini berkaitan dengan program prioritas Badilag yaitu pelaksanaan putusan pengadilan. Bimtek dengan tema eksekusi ini telah 6 kali dilaksanakan oleh Ditjen Badilag. Menurut Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama, Bapak Dr. H. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag., setidaknya ada 3 alasan penting dalam pelaksanaan kegiatan ini. Yang pertama, eksekusi ini salah satu program prioritas nasional karena berkaitan dengan kepastian hukum dalam reformasi hukum yang ada kaitannya dengan indeks kemudahan berusaha di Indonesia yang masih rendah. Yang kedua, pelaksanaan eksekusi merupakan program prioritas Mahkamah Agung, karena Mahkamah Agung ingin memastikan setiap putusan pengadilan terimplementasi secara nyata dan diterima oleh masyarakat. Kemudian, yang terakhir saat ini Mahkamah Agung tengah membentuk pokja eksekusi yang akan diplenokan pada pertengahan bulan ini.

Bimbingan teknis semacam ini adalah hal yang selalu berkelanjutan dan rutin dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama untuk meningkatkan sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama dalam melaksanakan pelayanan terhadap masyarakat pencari keadilan.