Berita Pengadilan Agama Kabupaten Malang
Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan Menuju Peradilan Agama Modern Berkelas Dunia
Tanggal Rilis Berita : 24 Januari 2023, Pukul 13:30 WIB, Telah dilihat 11625 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Selasa, 24 Januari 2023, Pengadilan Agama Kabupaten Malang mengikuti kegiatan Pembukaan Uji Kepatuhan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) secara Virtual Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Kelas IA Tahun 2023. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI dimulai pukul 08.30 WIB melalui zoom meeting dan juga disiarkan secara langsung pada kanal Youtube Ditjen Badilag. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua PA Kab. Malang – Dr. H. Suhartono, S.Ag., S.H., M.H., Wakil Ketua PA Kab. Malang – Dr. Hj. Nurul Maulidah, S.Ag., M.H. dan Sekretaris PA Kab. Malang – H. Maulana Musa Sugi Alam, S.H. serta diikuti oleh seluruh Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Ketua Pengadilan Agama dan para peserta yang akan mengikuti ujian.

Whats-App-Image-2023-01-24-at-10-38-26-AM

Peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya

Kegiatan Fit and Proper test kali ini mengusung tema “Melalui Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan di Lingkungan Peradilan Agama Secara Virtual, Kita Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan Badan Peradilan Menuju Peradilan Agama Modern Berkelas Dunia”. Kegiatan tersebut diselenggarakan mengingat terdapat jabatan Pimpinan PA/MS yang sudah dan akan kosong tahun 2023, ada peserta yang belum ditempatkan serta adanya potensi pimpinan PA/MS Kelas 1A yang dipromosi menjadi Hakim Pengadilan Tinggi Agama. Acara tersebut dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama - Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H., beliau menyampaikan prestasi satker dan prestasi individu menjadi persyaratan calon peserta, diantaranya adalah Rapor SIPP mingguan, Triwulan Kinerja Satker, Satker peraih WBK/WBBM, juara tingkat nasional dan penghargaan tingkat nasional yang diberikan instansi lain.

Whats-App-Image-2023-01-24-at-10-38-43-AM

Sambutan oleh Dirjen Badilag - Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H.

“Untuk membangun institusi yang lebih kuat dan system peradilan yang lebih efektif. Pemimpin pengadilan harus mampu memahami dengan baik fungsi dan tugas pokok lembaganya, tidak hanya dalam menerima, memeriksa dan memutus perkara, namun juga dalam manajemen peradilan dan pelayanan publik”, ujar Dirjen Badilag. Pada kesempatan tersebut, Dirjen Badilag juga menyampaikan bahwa setidaknya ada 3 aspek utama kepemimpinan yang harus dikembangkan dalam system peradilan yaitu: kepemimpinan personal, kemampuan komunikasi dan manajemen perubahan. Ujian fit and proper test tersebut dilaksanakan dalam beberapa tahap baik dari profile  assessment, hafalan Ayat Suci Al-Quran, praktik penguasaan IT dan wawancara fit and proper test. Semoga dengan adanya seleksi calon pimpinan Pengadilan di Lingkungan Peradilan Agama ini, dapat meningkatkan kualitas kepemimpinan Badan Peradilan menuju Peradilan Agama modern berkelas dunia.