PTA Surabaya
Konten Website

Prosedur Pengaduan

Mekanisme Pengaduan

Di dalam melaksanakan kegiatan pelayanan publik, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya kadang kala tidak selalu dapat memenuhi harapan masyarakat, khususnya para pencari keadilan. Bila hal ini terjadi, bisa menimbulkan ketidakpuasan dan keluhan dari masyarakat. Keluhan tersebut dapat diajukan ke Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dan Pengadilan Tinggi Agama Surabaya akan berupaya untuk memberikan solusi yang terbaik.


1. Cara menyampaikan pengaduan ke Pengadilan Tinggi Agama Surabaya

A. Secara lisan

  • Melalui telepon (031) 5681797 , yakni pada saat jam pelayanan mulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB Atau Melalui WhatsApp 082233119321.
  • Atau dengan datang langsung ke kantor Pengadilan Tinggi Agama Surabaya di alamat Jalan Mayjen Sungkono No. 7 Surabaya, jam pelayanan mulai pukul 08.00 s/d 16.00 WIB.

B. Secara tertulis

       Menyampaikan surat resmi yang ditujukan kepada pimpinan dalam hal ini Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, dengan cara diantar langsung, dikirim melalui faxsimile, atau melalui pos ke alamat kantor di Jalan Mayjen Sungkono No. 7 Surabaya - 60225.

  • Melalui e-mail : ptasurabaya@gmail.com atau melalui website Pengaduan online Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dengan klik disini.
  • Pengaduan secara tertulis wajib dilengkapi fotokopi identitas dan dokumen pendukung lainnya seperti dokumen lainnya yang berkaitan dengan pengaduan yang akan disampaikan.

 

2. Penerimaan Pengaduan oleh Pengadilan Tinggi Agama Surabaya

  • Pengadilan Tinggi Agama Surabaya akan menerima setiap pengaduan yang diajukan oleh masyarakat baik secara lisan maupun tertulis.
  • Pengadilan Tinggi Agama Surabaya akan memberikan penjelasan mengenai kebijakan dan prosedur penyelesaian pengaduan pada saat masyarakat mengajukan pengaduan.
  • Pengadilan Tinggi Agama Surabaya akan memberikan tanda terima, jika pengaduan diajukan secara tertulis.
  • Pengadilan Tinggi Agama Surabaya hanya akan menindaklanjuti pengaduan yang mencantumkan identitas pelapor.

 

Tahap Pemeriksaan Pengaduan

TAHAP PEMERIKSAAN ATAS PENGADUAN

 

Pelaksanaan pemeriksaan dilaksanakan dengan urutan sebagai berikut :

a.    Memeriksa pengaduan, meliputi :

-    Indentitas pengadu;
-    Relepansi kepentingan pengadu;
-    Penjelasan lengkap tentang hal yang diadukannya;
-    Bukti-bukti yang dimiliki pengadu.

b.    Memeriksa pihak-pihak yang terkait.Pihak lain yang dapat diajukan oleh pengadu untuk menguatkan dalil-dalilnya, maupun atas inisiatif tim memeriksa untuk kepentingan melakukan klarifikasi maupun konfirmasi mengenai pengaduan tersebut.

c.    Memeriksa pihak yang diadukan, meliputi :

-    Identitas;
-    Riwayat hidup dan riwayat pekerjaan secara singkat;
-    Klarifikasi atas hal yang dilaporkan.

d.    Memeriksa pihak lain yang diajukan oleh pihak yang diadukan, yaitu pihak yang dapat menguatkan dalil-dalilnya.

e.    Memeriksa surat-surat dan dokumen dengan teliti dan seksama, dibuat foto kopinya dan dilegalisir.

f.    Mengkonfrontir antara pengadu dengan pihak yang diadukan, atau pihak lainnya (apabila diperlukan).

g.    Melakukan pemeriksaan lapangan (bila diperlukan).

 

Pedoman Pengaduan

PENGADUAN DUGAAN PELANGGARAN YANG DILAKUKAN OLEH HAKIM DAN PEGAWAI

a.    Sumber pengaduan :

(1)    Dari masyarakat :

-    Para pencari keadilan;
-    Pengacara;
-    Lembaga bantuan hukum;
-    Lembaga swadaya masyarakat;
-    Dewan perwakilan rakyat;
-    Sekretariat kepresidenan dan wakil presiden;
-    Kantor menteri pendayagunaan aparatur negara;
-    Komisi pemberantasan korupsi;
-    Komisi hokum nasional;
-    Komisi ombudsman nasional;
-    Komisi yudisial;
-    Dan lain-lain.

(2)    Pengaduan dari internal lembaga pengadilan.Pengaduan ini ditujukan terhadap aparat lembaga peradilan, yang diajukan oleh warga lembaga peradilan sendiri (termasuk keluarganya)

(3)    Laporan kedinasan.
Laporan kedinasan ini merupakan laporan resmi dari pimpinan lembaga peradilan mengenai aparat pengadilan yang dipimpinnya.

(4)    Informasi dari :

-    Instansi lain;
-    Media massa;
-    Isu yang berkembang.

b.    Pengaduan ditujukan kepada lembaga peradilan;
c.    Proses penanganan pengaduan

(1)    Pencatatan;
(2)    Penelaahan;
(3)    Penyaluran;
(4)    Pembentukan Tim Pemeriksa;
(5)    Survey pendahuluan;
(6)    Menyusun rencana pemeriksaan;
(7)    Pelaksanaan pemeriksaan

MATERI PENGADUAN

Materi pengaduan meliputi hal-hal sebagai berikut:

  1. Pelanggaran terhadap kode etik dan atau pedoman perilaku hakim
  2. Penyalahgunaan wewenang atau jabatan
  3. Pelanggaran sumpah jabatan
  4. Pelanggaran terhadap peraturan PNS atau peraturan disiplin militer
  5. Perbuatan tercela yaitu berupa perbuatan amoral,asusila atau perbuatan-perbuatan yang tidak selayaknya dilakukan oleh seorang aparat lembaga peradilan, maupun selaku anggota masyarakat
  6. Pelanggran hukum acara, baik yang dilakukan dengan sengaja maupun karena kelalaian dan ketidakpahaman
  7. Mal administrasi, yaitu terjadinya kesalahan, kekeliruan atau kelalaian yang bersifat administratif
  8. Pelayanan publik yang tidak memuaskan yang dapat merugikan pihak-pihak yang berkepentingan serta masyarakat secara umum

Tahukah Kamu Fakta Tentang PTA Surabaya ?

PTA Surabaya mempunyai 37 Pengadilan Tingkat Pertama

Berita Terkini

Launching Portal Aplikasi Kepanitera Pta Surabaya Dan Sosialisasi Jaminan Pemenuhan Hak Hak Perempuan Dan Anak Pasca Perceraian By : H. Muhammad Nidzom Anshori, S.H., M.H. Tanggal : 05 November 2020

Surabaya, 11 Juni 2021, Adalah Hari Terakhir Acara Bimtek Aplikasi Keuangan Perkara, Ketua PTA Surabaya Melakukan Launching Portal Aplikasi Kepaniteraan PTA Surabaya Yaitu Portal KARAPAN Yang Berisi 5 Aplikasi Untuk Memudahkan Kinerja Sarker Di...

Bimbingan Teknis Peradilan Online: Sita dan Eksekusi By : H. Muhammad Nidzom Anshori, S.H., M.H. Tanggal : 05 November 2020

Surabaya - Rabu, 25 Agustus 2021 Dilakukannya Bimbingan Teknis Peradilan Online: Sita Dan Eksekusi. Acara Ini Dilakukan Secara Daring Melalui Zoom Meeting Dan Dilakukan Di Comand Center Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Acara Ini Diadakan Oleh...