img-logo img-logo
Perdana, Kesekretariatan PA Kota Kediri Ikuti ”Kopi Giras” bersama PTA Surabaya
Perdana, Kesekretariatan PA Kota Kediri Ikuti ”Kopi Giras” bersama PTA Surabaya
Tanggal Rilis Berita : 01 Oktober 2024, Pukul 19:05 WIB, Telah dilihat 90 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kodya Kediri
1-Whats-App-Image-2024-10-01-at-18-48-58

Selasa, 1 Oktober 2024 – Selasa (01/10), Tim Kesekretariatan PA Kota Kediri mengikuti Kopi Giras, (Komunikasi Pimpinan Giring Aspirasi dan Solusi) perdana secara daring yang diselenggarakan PTA Surabaya. Kegiatan ini dimulai pada pukul 13.30 WIB dan diikuti oleh seluruh satuan kerja di wilayah PTA Surabaya, khususnya pada Tim Kesekretariatan. Bapak Sekretaris PA Kota Kediri, Ricky Riyyanno, S.E., S.H., M.H. didampingi oleh segenap jajaran kesekretariatan mengikuti kegiatan tersebut. Pada pertemuan ini dibahas mengenai persiapan pendaftaran dan seleksi PPNPN menjadi PPPK.

Pertemuan "Kopi Giras" perdana ini menjadi ajang diskusi penting yang membahas berbagai isu strategis terkait peningkatan kinerja dan pengembangan sumber daya manusia Pengadilan Agama di lingkungan PTA Surabaya. Dalam kesempatan ini Bapak Muhammad Nidzom Anshori, S.H., M.H. selaku Kabag Perencanaan dan Kepegawaian PTA Surabaya menyampaikan beberapa poin penting mengenai persiapan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPN) yang akan diusulkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kinerja (PPPK).

Whats-App-Image-2024-10-01-at-18-48-58-1

Pertama Peningkatan Kompetensi, Beliau menekankan pentingnya meningkatkan kompetensi para PPNPN dengan mengikuti pelatihan dan pendidikan yang relevan. Langkah ini menurutnya merupakan poin krusial untuk memastikan bahwa kedepannya para PPNPN mampu memenuhi tuntutan kinerja yang tinggi. Kedua Evaluasi Kinerja Berkala, Beliau menyatakan setiap satuan kerja harus melakukan evaluasi kinerja secara berkala untuk mengidentifikasi PPNPN yang layak diusulkan menjadi PPPK. "Evaluasi kinerja PPNPN harus dilakukan setiap satker dengan menilai berbagai aspek, baik kemampuan teknis dan soft skills", tegas Nidzom. Ketiga Pendampingan dan Bimbingan, dimana Beliau menyatakan Pimpinan maupun Aparatur ASN lainnya di di seluruh satker haris mendukung proses PPNPN menjadi PPPK. "Satker harus melakukan program pendampingan dan bimbingan kepada para PPNPN", ujarnya. Beliau juga menambahkan pr pendampingan tersebut juga bertujuan memberikan arah dan motivasi kepada PPNPN dalam menghadapi perubahan status dan tanggung jawab baru.

Whats-App-Image-2024-10-01-at-18-48-58-2

Bapak Nidzom juga menyampaikan terkait Kesejahteraan Pegawai: Diusulkan peningkatan kesejahteraan bagi PPNPN yang akan diusulkan menjadi PPPK. Hal ini mencakup peningkatan gaji, tunjangan, dan fasilitas kerja yang memadai untuk menunjang kinerja optimal. Transparansi Proses: Bapak Nidzom juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses pengusulan PPNPN menjadi PPPK. Proses yang transparan akan meningkatkan kepercayaan pegawai terhadap manajemen dan meminimalkan potensi konflik.

Kegiatan Kopi Giras berjalan dengan lancar seluruh peserta aktif bertanya dan menyampaikan pendapat. Dengan adanya diskusi ini, diharapkan setiap satuan kerja di wilayah PTA Surabaya dapat lebih siap dalam mengelola sumber daya manusia mereka secara efektif dan efisien. Pertemuan ini juga menjadi langkah awal yang baik dalam memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pimpinan dan pegawai, guna mencapai tujuan bersama yang lebih besar.