Seperti tradisi tahun-tahun sebelumnya dalam menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, Pengadilan Agama Probolinggo menggelar Pekan Semarak Lomba HUT RI ke-80 dengan berbagai macam perlombaan menarik yang diikuti oleh seluruh pimpinan dan aparatur. Bertempat di GOR Mastrip Probolinggo, Pekan Semarak Lomba HUT RI tersebut resmi dibuka pada Selasa, 5 Agustus 2025. Agenda tersebut dihadiri oleh seluruh pimpinan dan aparatur Pengadilan Agama Probolinggo serta rombongan mahasiswa PKL Institut Ahmad Dahlan Probolinggo.
Agenda tersebut dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan Ice Breaking yang dipimpin oleh Ketua PA Probolinggo. Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Panitia Lomba dan Ketua Pengadilan Agama Probolinggo serta pemotongan banner secara simbolis oleh Ketua Pengadilan Agama Probolinggo beserta seluruh jajaran pimpinan. Acara ditutup dengan do’a bersama sebelum dilanjutkan dengan pertandingan pembuka badminton ganda campuran.

Hakim Pengadilan Agama Probolinggo sekaligus Ketua Panitia Pekan Semarak Lomba HUT RI ke-79, Bapak M. Refi Malikul Adil, S.H., M.H., mengucapkan terima kasih atas partisipasi serta dukungan dari seluruh pimpinan dan aparatur dalam mempersiapkan agenda ini baik dari Kepaniteraan maupun Keskeretriatan. Sementara itu, Fajrina Eka Wulandari, S.H., M.H. selaku Seksi Acara menjelaskan bahwa terdapat beberapa perlombaan yang dilaksanakan, antara lain Tenis Meja (Single, Ganda Campuran), Lomba Catur, Lomba Badminton Ganda Campuran, Lomba Grup Vokal. serta beberapa Lomba Outdoor lainnya. Seluruh lomba dilaksanakan di Kantor PA Probolinggo, dengan pengecualian untuk Lomba Badminton Ganda Campuran dilaksanakan di GOR Mastrip Probolinggo.


Pekan Semarak Lomba HUT RI ke-80 PA Probolinggo dilaksanakan selama 2 minggu yakni dari tanggal 5 hingga 15 Agustus 2025 dan puncak acara dilaksanakan pada 19 Agustus 2025. Ketua Pengadilan Agama Probolinggo, Bapak Dr. H. Achmad Fausi, S.H.I., M.H. menyampaikan bahwa rangkaian perlombaan ini dilaksanakan dalam rangka memupuk jiwa berkompetisi dengan tetap mengutamakan kekompakkan dan kebersamaan, serta menghimbau kembali agar jiwa sportivitas tidak hanya ditunjukkan selama lomba, tetapi juga selama melaksanakan tusi dan tupoksi dengan rekan kerja masing-masing. “Soal menang hanyalah bonus semata, karena inti dari pelaksanaan acara tersebut adalah memupuk jiwa sportivitas, kebersamaan, serta kebahagiaan” tukas Beliau. Tim Medsos