
Kediri, 22 Oktober 2025 — Pengadilan Agama (PA) Kota Kediri menggelar kegiatan Peringatan Hari Santri Nasional 2025 dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman depan kantor dan diikuti oleh seluruh aparatur serta pejabat struktural PA Kota Kediri. Momentum tahunan tersebut dimulai pukul 07.30 WIB dengan nuansa kebersamaan yang terasa kuat sejak awal acara. Para peserta tampil kompak mengenakan busana khas santri dengan dresscode putih, sarung, dan kopiah, melambangkan kesederhanaan dan keikhlasan dalam pengabdian.
Suasana penuh semangat semakin terasa ketika Fuad Hanis Syarifuddin, S.T. memimpin yel-yel kebanggaan “PA Kota Kediri”, membangkitkan energi positif seluruh peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan senam peregangan ringan untuk menjaga kebugaran dan menumbuhkan semangat kerja di pagi hari. Gerakan sederhana namun berirama tersebut menciptakan suasana ceria dan mempererat kekompakan antarpegawai. Seluruh aparatur tampak antusias dan berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian acara.

Dalam sesi refleksi, Adlan Maghfuriyan, S.H. menyampaikan pesan inspiratif tentang pentingnya istiqamah dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa konsistensi dalam berbuat baik menjadi dasar utama dalam mencapai keberkahan dan kesuksesan tugas sebagai aparatur peradilan. Pesan tersebut disampaikan dengan gaya yang ringan namun bermakna mendalam, sehingga menggugah kesadaran seluruh peserta. Nilai keistiqamahan itu diharapkan menjadi landasan moral bagi ASN dalam bekerja dengan integritas dan tanggung jawab.
Wakil Ketua PA Kota Kediri, Ibu Nur Afni Saimima, S.H., turut memberikan sambutan motivatif yang sarat makna kebangsaan. Beliau mengulas sejarah perjuangan para santri dalam mempertahankan kemerdekaan dan menanamkan nilai-nilai keikhlasan dalam pengabdian. Dalam pesannya, beliau mengajak seluruh aparatur PA Kota Kediri untuk meneladani semangat juang, disiplin, dan kesederhanaan para santri. Momentum Hari Santri ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya semangat spiritual dan nasionalisme dalam tugas pelayanan publik.

Sebagai penutup, doa bersama dipimpin oleh Panitera PA Kota Kediri, Bapak Mashudi, S.Ag., M.H., memohon keberkahan dan kelancaran dalam setiap langkah pengabdian. Seluruh peserta mengikuti dengan khidmat, menciptakan suasana penuh kekeluargaan dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi refleksi nilai-nilai perjuangan dan dedikasi yang senantiasa hidup dalam diri aparatur peradilan. Melalui semangat Hari Santri, PA Kota Kediri bertekad terus mengabdi dengan integritas, keikhlasan, dan profesionalisme demi mewujudkan peradilan yang agung.(bgs/ori)