img-logo img-logo
ASN KINI BERKARIER TANPA BIROKRASI PANJANG, PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR KONSEP BARU JF
ASN KINI BERKARIER TANPA BIROKRASI PANJANG, PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR KONSEP BARU JF
Tanggal Rilis Berita : 23 Oktober 2025, Pukul 14:22 WIB, Telah dilihat 39 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Plt. Kasubag Kepegawaian Pengadilan Agama Situbondo, Andini Salsabila, mengikuti Webinar Pengembangan Jabatan Fungsional dan Ekosistemnya pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti di Ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. Webinar menghadirkan narasumber Bima Haria Wibisana. Kegiatan ini membahas konsep baru mengenai Jabatan Fungsional (JF) ASN yang kini bertransformasi ke arah sistem digital dan berbasis kinerja. Para peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai arah baru pengelolaan karier ASN di masa depan.

WhatsApp Image 2025 10 23 at 14.15.59

Dalam paparannya, Bima Haria Wibisana menjelaskan bahwa formasi jabatan kini hanya dilakukan sekali di awal karier ASN. Setelah diangkat, ASN tidak perlu lagi mengajukan formasi jabatan setiap kali naik jenjang. “Kenaikan jenjang karier nantinya akan mengikuti kinerja, potensi, dan kompetensi yang terverifikasi secara digital,” jelasnya. Hal ini menjadi terobosan penting dalam sistem manajemen ASN karena mengurangi proses birokratis yang berulang. ASN akan memperoleh kemudahan dalam pengembangan karier sesuai hasil kerja dan kemampuan yang terbukti.

WhatsApp Image 2025 10 23 at 14.16.27


Lebih lanjut, dijelaskan bahwa karier ASN kini berbasis fungsi, bukan struktur. Artinya, ASN tidak lagi terikat oleh unit kerja atau posisi tertentu, melainkan oleh bidang keahlian dan capaian hasil. Sistem ini memungkinkan ASN untuk lebih fokus pada peningkatan kinerja, bukan sekadar posisi jabatan. “ASN harus berorientasi pada hasil kerja nyata dan kontribusi terhadap organisasi,” tegas Bima. Pendekatan berbasis fungsi ini diharapkan mampu memperkuat profesionalisme dan fleksibilitas aparatur negara.


Dalam sesi berikutnya, narasumber memaparkan pentingnya karier digital bagi setiap ASN. “Dengan sistem ini, tidak ada lagi promosi atau kenaikan jabatan yang tidak berdasarkan data kinerja,” ujar Bima. Sistem tersebut memastikan bahwa setiap ASN memperoleh penghargaan sesuai prestasi dan kemampuan yang diakui secara objektif. Selain itu, Bima juga menyoroti bahwa jenjang jabatan fungsional kini bersifat dinamis. ASN dapat naik dari JF Pertama → JF Muda → JF Madya → JF Utama tanpa perlu menunggu formasi baru.