Bangil, 28 Oktober 2025, Pengadilan Agama (PA) menggelar upacara bendera yang khidmat dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-97. Acara penting ini dilangsungkan di halaman kantor PA Bangil, dihadiri oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang menunjukkan dedikasi tinggi terhadap nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini diusung dengan tema yang penuh inspirasi dan seruan aksi, yakni "Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu." Tema ini merefleksikan ajakan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya di lingkungan peradilan agama, untuk tidak hanya diam, melainkan aktif berkontribusi dalam memajukan negara.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Ketua PA Bangil, Drs. H. Ihsan Halik, S.H., M.H., yang memimpin jalannya upacara dengan penuh hikmat. Kehadiran beliau sebagai pimpinan di PA Bangil memberikan penekanan serius terhadap pentingnya momen bersejarah ini bagi seluruh jajaran.
Dalam amanatnya, Drs. H. Ihsan Halik, S.H., M.H., mengingatkan seluruh peserta upacara bahwa semangat Sumpah Pemuda adalah pondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa. Beliau mengajak seluruh ASN untuk memaknai "bergerak" sebagai tindakan nyata dalam meningkatkan integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan.

Beliau juga menegaskan bahwa meskipun PA Bangil adalah lembaga peradilan, semangat persatuan dan kesatuan harus menjadi ruh dalam setiap aktivitas kerja. Perbedaan latar belakang pegawai harus dilihat sebagai kekuatan yang menyatukan, bukan memecah belah, demi mewujudkan visi dan misi lembaga.
Pelaksanaan upacara peringatan Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi wujud nyata komitmen PA Bangil dalam melestarikan nilai-nilai historis. Hal ini menunjukkan keseriusan institusi untuk menanamkan rasa patriotisme dan nasionalisme di kalangan pegawainya.

Bagi PA Bangil, semangat "Pemuda Pemudi Bergerak" harus diterjemahkan menjadi upaya reformasi birokrasi dan peningkatan akuntabilitas kerja. Ini adalah panggilan untuk menjadi agen perubahan yang proaktif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan selesainya upacara ini, PA Bangil berharap api semangat persatuan yang dikobarkan pada tanggal 28 Oktober akan terus menyala. Semangat ini diharapkan menjadi pendorong bagi seluruh aparatur untuk bekerja keras demi mewujudkan Indonesia yang semakin bersatu, kokoh, dan berkeadilan. Kemudian setelah upacara seluruh aparatur PA melakukan sesi foto bersama di depan ruang resepsionis PA Bangil. #ih*