img-logo img-logo
PA Banyuwangi Ikuti Rakor Tenaga Teknis
PA Banyuwangi Ikuti Rakor Tenaga Teknis
Tanggal Rilis Berita : 21 Mei 2026, Pukul 11:48 WIB, Telah dilihat 11 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Banyuwangi

BANYUWANGI – Panitera (Drs. Syaifullah, S.H., M.H.) dan Panitera Muda Gugatan (Mohammad Arifin Jatmiko Wijayarso S. H.) Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi menghadiri agenda pembinaan strategis tingkat regional di awal pekan ini. Berdasarkan Surat No. 2547/KPTA.W13-A/HM1.1.1/V/2026, Panitera dan Panitera Muda Gugatan PA Banyuwangi berangkat untuk memenuhi undangan kedinasan tersebut. Kegiatan penting ini bertajuk Pembinaan & Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama Menuju Pelayanan Berkelas Dunia. Acara kedinasan ini diselenggarakan oleh Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya sebagai induk organisasi di wilayah Jawa Timur. Partisipasi aktif delegasi Banyuwangi ini menjadi wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas layanan peradilan formal.

Sesuai dengan jadwal, kegiatan intensif ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut di luar kota. Pelaksanaan rakor dimulai sejak hari Senin sampai dengan Rabu, tanggal 18 hingga 20 Mei 2026. Otoritas penyelenggara memilih Shanaya Resort Malang sebagai lokasi pusat seluruh rangkaian pembinaan teknis tersebut. Pemilihan tempat yang representatif ini bertujuan agar para peserta dapat fokus menyerap materi tanpa gangguan operasional harian. Pembukaan acara berlangsung dengan sangat khidmat dan diikuti oleh perwakilan dari seluruh satuan kerja di bawah naungan PTA Surabaya.

Fokus utama dari rapat koordinasi ini adalah standardisasi dan modernisasi proses hukum acara di pengadilan tingkat pertama. Materi pembinaan diarahkan pada penguatan keahlian teknis dalam menangani berbagai dinamika gugatan hukum yang semakin kompleks. Panitera dan Panitera Muda Gugatan PA Banyuwangi secara aktif memberikan kontribusi pemikiran dalam sesi diskusi kelompok. Pihak pimpinan PTA Surabaya menegaskan bahwa pembenahan kompetensi SDM adalah pilar utama untuk mewujudkan peradilan yang agung. Strategi pelayanan berkelas dunia dipaparkan secara mendetail agar dapat segera diimplementasikan di daerah masing-masing.

Rangkaian kegiatan selama tiga hari di Malang ini akhirnya ditutup dengan penyusunan rekomendasi hasil rakor. Delegasi PA Banyuwangi membawa pulang sejumlah catatan evaluasi penting untuk segera diterapkan dalam sistem administrasi perkara setempat. Optimalisasi layanan ini diharapkan dapat langsung dirasakan dampaknya oleh para pencari keadilan di Kabupaten Banyuwangi. Keberhasilan mengikuti pembinaan ini menjadi modal berharga bagi instansi dalam menyongsong tantangan birokrasi yang semakin dinamis. Seluruh prosesi penutupan diakhiri dengan foto bersama sebagai dokumentasi resmi komitmen pelayanan prima tahun 2026.