Pada hari Rabu, 3 Juni 2026, Ketua Pengadilan Agama Lumajang, Bapak Fatkur Rosyad, S.Ag., M.H., M.HES., memimpin langsung prosesi pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS) atas nama Dewi Citra Resmi Andaningrum, S.H. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada pukul 13.00 WIB bertempat di Ruang Media Center Pengadilan Agama Lumajang. Acara berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh pejabat struktural, pejabat fungsional, serta aparatur Pengadilan Agama Lumajang. Pengambilan sumpah PNS merupakan salah satu tahapan penting dalam pembinaan aparatur sipil negara.

Dalam prosesi tersebut, Dewi Citra Resmi Andaningrum, S.H. mengucapkan sumpah PNS sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengambilan sumpah dilakukan sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara. Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh makna. Momentum ini menjadi penegasan atas integritas dan profesionalisme yang harus dijunjung tinggi oleh setiap PNS.
Ketua Pengadilan Agama Lumajang, Fatkur Rosyad, S.Ag., M.H., M.HES., dalam sambutannya menyampaikan pesan agar sumpah yang telah diucapkan dapat menjadi pedoman dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat. “Sumpah yang saudara ucapkan hari ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan janji kepada Allah SWT, bangsa, dan negara yang harus dijaga serta dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” tegas beliau. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan sebagai bekal dalam mengemban amanah sebagai aparatur sipil negara.

Sementara itu, Dewi Citra Resmi Andaningrum, S.H. menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pengambilan sumpah PNS tersebut. “Saya bersyukur dapat menjalani prosesi pengambilan sumpah PNS dengan lancar dan berkomitmen untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya serta menjaga integritas sebagai aparatur negara,” ujarnya. Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan semangat pengabdian dan profesionalisme semakin meningkat dalam mendukung pelayanan prima kepada masyarakat. Acara kemudian ditutup dengan doa dan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi kegiatan.