pa-sumenep.go.id – Operator Pengadilan Agama Sumenep, Indah Sulistya, S.E., mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Rencana Penarikan Dana (RPD) dan Nilai Deviasi Halaman III DIPA Bulan Juli 2026 yang diselenggarakan secara daring oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pamekasan pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan operator satuan kerja di wilayah pembayaran KPPN Pamekasan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran serta menjaga capaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA). Pembahasan berfokus pada evaluasi kesesuaian antara Rencana Penarikan Dana (RPD) dan realisasi anggaran melalui indikator Deviasi Halaman III DIPA yang menjadi salah satu komponen penting dalam penilaian IKPA.

Kegiatan yang berlangsung secara virtual tersebut menjadi forum strategis bagi seluruh peserta untuk memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyusunan RPD yang akurat, langkah-langkah meminimalkan deviasi, serta strategi peningkatan kualitas pengelolaan anggaran. Melalui sesi pemaparan dan diskusi interaktif, narasumber dari KPPN Pamekasan memberikan berbagai arahan teknis agar setiap satuan kerja mampu menyelaraskan perencanaan anggaran dengan realisasi pelaksanaan kegiatan, sehingga pengelolaan keuangan negara dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan akuntabel.
Operator PA Sumenep, Indah Sulistya, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini memberikan wawasan yang sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas perencanaan anggaran di lingkungan satuan kerja. “Melalui kegiatan ini kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya menyusun RPD yang realistis dan sesuai dengan pelaksanaan kegiatan. Evaluasi seperti ini menjadi bekal bagi kami untuk terus meningkatkan ketelitian, koordinasi, dan kualitas pengelolaan anggaran agar capaian kinerja satuan kerja semakin optimal,” ujarnya.
Keikutsertaan PA Sumenep dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen institusi untuk terus mendukung tata kelola keuangan negara yang transparan, profesional, dan berorientasi pada hasil. Monitoring dan evaluasi secara berkala diharapkan mampu mendorong setiap satuan kerja agar lebih disiplin dalam melakukan perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran, sehingga target kinerja organisasi dapat tercapai secara maksimal serta memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Semangat yang ditunjukkan oleh Indah Sulistya, S.E. menjadi inspirasi bahwa peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan. “Belajar tidak pernah berhenti, karena setiap pengetahuan baru adalah langkah menuju pelayanan yang lebih baik.” Dengan terus memperbarui wawasan, memperkuat koordinasi, dan menjaga integritas dalam pengelolaan anggaran, diharapkan seluruh insan peradilan mampu menghadirkan kinerja yang semakin unggul, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Tim Medsos)