Berita Pengadilan Tinggi Agama Surabaya
BEDAH BERKAS PUTUSAN EKONOMI SYARIAH OLEH BADILAG MA RI
Tanggal Rilis Berita : 23 Desember 2021, Pukul 07:01 WIB, Telah dilihat 220 Kali

Surabaya – Humas, dalam rangka meningkatkan kualitas dan kapasitas hakim serta aparat peradilan agama dalam permasalahan teknis yustisial, Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI mengadakan Bimbingan Teknis Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama berbasis online dengan tema “Bedah Berkas Putusan Ekonomi Syariah”, Kamis (23/12/2021). Kegiatan yang dilakukan di Aula PTA Surabaya ini diikuti oleh Wakil Ketua dan seluruh Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Surabaya berdasarkan surat Surat Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Nomor: 4260/DjA.2/HM.00/12/2021 tanggal 17 Desember 2021. 

2

Pada kesempatan kali ini terdapat 4 pemateri yang akan memaparkan terkait Bedah Berkas Putusan Ekonomi Syariah diantaranya adalah bapak Dr. H. Edi Riadi, S.H., M.H., selaku Hakim Agung, Bapak Dr. H. A. Mukti Arto, S.H., M. Hum., selaky Purnabakti Hakim Agung, Prof. Dr. Jaih Mubarok selaku Guru Besar Hukum Islam UIN Bandung/ Walikota Ketua BPH DSN-MUI, dan yang terakhir ada Muhammad Akhbar Dewani, S.H., M.Hum selaku Advokat/ Praktisi Hukum. Dalam kegiatan ini juga akan dipandu oleh Dr. Sultan S.Ag., S.H., M.H. selaku Kepala Sub Direktorat Mutasi Hakim.

3

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H selaku Direktur Jendral Badan Peradilan Agama MA RI, beliau menyampaikan bahwa dari banyaknya perkara ekonomi syariah yang ada di Indonesia, masih banyak yang dinilai belum tepat penanganannya oleh Pengadilan Agama terkait teknis penyelesaian perkara maupun pemberkasan. “Kita bersama-sama mengharapkan agar kegiatan ini, para tenaga teknis di lingkungan Peradilan Agama memiliki kompetensi yang jauh lebih mumpuni dan professional serta dapat diandalkan dalam menyelesaikan perkara ekonomi syariah. Sehingga dari proses tersebut, keadilan, kepastian dan kemanfaatan dapat terwujud dengan baik.” tuturnya.

4

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan terjadi peningkatan kualitas putusan perkara ekonomi syariah sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengadilan agama. Dirjen Badan Peradilan Agama dan Kamar Agama Mahkamah Agung RI memandang masih perlu adanya penguatan kapasitas dan potensi Hakim, Panitera serta Panitera Pengganti pengadilan dalam penyelesaian perkara. (nvr/one)

Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !