Berita Pengadilan Tinggi Agama Surabaya
DOA, IKHTIAR DAN USAHA : PPNPN JATIM OPTIMIS DAPAT LOLOS PPPK MARI
Tanggal Rilis Berita : 21 November 2022, Pukul 19:01 WIB, Telah dilihat 21 Kali

Surabaya-Humas. Pengadilan Tinggi Agama mengadakan diskusi yang dihadiri oleh Kabag Perencanaan dan Kepegawaian H. Muhammad Nidzom Anshori, S.H., Kabag Keuangan dan Umum Rusmin Rapi, S.T., S.H., M.H., Kasubag Kepegawaian dan TI Lukmanul Hakim, S.E., S.H., dan selurun PPNPN Pengadilan Agama Se Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 17 November 2022 di Aula Pengadilan Tinggi Agama Surabaya secara luring dan daring melalui zoom meeting. 
 

2

Diskusi kali ini menghadirkan narasumber dari pegawai K1 dan K2 Mahkamah Agung di Jawa Timur, diharapkan dapat menjadi masukan atau refrensi bagi teman teman PPNPN di Jawa Timur. “Kegiatan diskusi kali ini mungkin juga bisa memotifasi teman teman PPNPN untuk menyusun strategi tentang apa yang harus dilakukan kedepannya. Strategi yang disusun ini agar bisa lolos seleksi PPPK yang akan dilaksanakan tahun ini.” Ujarnya Ibu Aida PPNPN PA Trenggalek. Kabag Perencanaan dan Kepegawaian H. Muhammad Nidzom Anshori, S.H., membuka acara ini dengan mengatakan tujuan dari koordinasi yang dilakukan hari ini adalah berbagi pengalaman oleh pendahulu PPNPN yang sukses dalam K1 dan K2 menjadi ASN. “Siapa tahu dengan berbagi pengalaman hari ini bisa memotivasi temen temen PPNPN untuk didorong agar aktif di form ini.” Ucapnya. 
 

3

Beliau juga mengungkapkan jumlah PPNPN yang ada di seluriuh Jawa Timur sebanyak 760 orang. Ada 546 PPNPN yang sudah DIPA dan sisanya 214 orang Non DIPA. Beliau juga mengatakan bahwa proses rekrutmen PPPK tahun ini adalah jalur umum dimana PPNPN juga akan bersaing dengan pelamar diluar PPNPN Mahkamah Agung. 
 

4

Ada beberapa formasi PPPK yang dinilai terlalu sedikit sehingga kemungkinan akan memperketat persaingan di dalam proses seleksi ini nantinya. Beliau juga menyarankan kepada seluruh PPNPN untuk mengupgrade kemampuan diri, membekali diri dengan keahlian dan sertifikat untuk lebih unggul dari yang lain. Beliau juga mengatakan bahwa “saya memperkirakan PPNPN yang masuk jalur umum sangat sedikit karena banyak yang tidak sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan”, ujarnya. Kegiatan selanjutnya merupakan sharing yang disampaikan oleh mantan pejuang K1 dan K2. 
 

5

Dalam perjuangannya selain dengan doa, harus terus berusaha membuka jalan pintu yang lainnya. Bahkan ada yang sudah merasa lelah berusaha tetapi mendapatkan motivasi orang lain untuk terus bertahan dan akhirnya membuahkan hasil yaitu bisa diangkat menjadi PNS. “Hal ini yang ingin kami sampaikan kepada teman teman PPNPN saat ini, meski terlihat tidak mungkin saya harap teman teman akan terus berjuang dan terus memperjhuangkan nasib kalian agar bisa diangkat menjadi ASN”, tambahnya. (cit/one)
 

6

 

Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !