Pada Selasa, 26 Mei 2026, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya mengikuti kegiatan pendampingan satuan kerja yang diusulkan meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2026 melalui Zoom Meeting yang dilaksanakan di Aula PTA Surabaya. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., Panitera PTA Surabaya, Dr. Ma'sum Umar, S.H., M.H., beserta seluruh hakim tinggi dan pegawai yang tergabung dalam Tim Pembangunan Zona Integritas PTA Surabaya.

Kegiatan pendampingan ini menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI, yaitu Sekretaris Ditjen Badilag, Drs. Arief Hidayat, S.H., serta Direktur Pembinaan Administrasi Peradilan Agama Ditjen Badilag, Sutarno, S.I.P., M.M.. Dalam pemaparannya, Arief Hidayat menegaskan bahwa upaya mewujudkan peradilan modern berkelas dunia harus didorong melalui penguatan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM. WBK dipandang sebagai fondasi sistem pencegahan korupsi internal, sedangkan WBBM merupakan bentuk puncak komitmen instansi dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inovatif.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan meraih dan mempertahankan predikat WBK/WBBM bertumpu pada integritas tanpa kompromi, komitmen pelayanan sepenuh hati, konsistensi berkelanjutan, serta keteladanan yang kuat dari pimpinan. Untuk mencapai hal tersebut, satuan kerja harus melalui berbagai tahapan evaluasi yang ketat dari Tim Penilai Internal, mulai dari seleksi administrasi, wawancara, hingga verifikasi lapangan secara langsung. Oleh sebab itu, Ditjen Badilag berkomitmen hadir sebagai mitra perubahan melalui pendampingan komprehensif berupa konsultasi, pembinaan, serta evaluasi berkala kepada satuan kerja peradilan agama di seluruh Indonesia.

Dalam kegiatan tersebut, PTA Surabaya juga aktif berpartisipasi pada sesi tanya jawab dengan memaparkan salah satu inovasi unggulannya, yakni KERTAGAMA (Klinik Edukasi dan Rekrutmen Talenta Calon Hakim Peradilan Agama). Program ini merupakan bentuk pembinaan dan persiapan bagi calon hakim peradilan agama melalui kegiatan bimbingan dan tes yang diperuntukkan bagi pegawai peradilan agama di wilayah Jawa Timur serta mahasiswa dari perguruan tinggi yang telah menjalin kerja sama dengan PTA Surabaya.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Pengadilan Tinggi Agama Surabaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM secara berkelanjutan. Diharapkan, semangat integritas dan budaya kerja yang bersih serta berorientasi pada pelayanan dapat terus mengakar kuat di lingkungan peradilan agama, sekaligus mendorong terciptanya lembaga peradilan yang modern, profesional, dan terpercaya.

Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !