Berdasarkan Surat Nomor 2171/KPA.W13-A11/UND.HM3.1.3/VII/2025, Pengadilan Agama Tulungagung menggelar Tasyakuran Milad Peradilan Agama ke-143 pada Kamis, 31 Juli 2025. Acara diselenggarakan mulai pukul 12.30 WIB ba’da Salat Zuhur dan bertempat di ruang sidang utama. Mengangkat tema “Peradilan Agama Agung Berarti untuk Umat dan Bangsa”, kegiatan ini menjadi momen refleksi atas kontribusi peradilan agama dalam menegakkan keadilan syariah. Kegiatan dihadiri oleh Ketua, Wakil Ketua, para Hakim, Panitera dan Sekretaris, Panitera Pengganti dari PTA Surabaya, pejabat fungsional dan struktural, serta jajaran kepaniteraan dan kesekretariatan.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menyejukkan suasana, lalu dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pengadilan Agama Tulungagung, Hj. Musri, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas usia peradilan agama yang telah mencapai 143 tahun dan menegaskan pentingnya menjaga integritas serta semangat melayani umat. “Perjalanan panjang ini adalah bukti bahwa peradilan agama tetap relevan dan terus berbenah demi memberikan keadilan yang hakiki,” tuturnya. Beliau juga menekankan bahwa kebersamaan dan profesionalisme harus terus dikedepankan dalam menghadapi tantangan zaman.
Sebagai simbol rasa syukur, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua Pengadilan Agama Tulungagung. Potong tumpeng ini menjadi tanda harapan akan keberlanjutan semangat pengabdian yang tulus untuk umat dan bangsa. Suasana keakraban pun tercipta saat seluruh hadirin menikmati hidangan yang telah disediakan. Momen ini menjadi wadah mempererat silaturahmi antar unsur di lingkungan peradilan agama.
Dengan adanya kegiatan tasyakuran ini, diharapkan semangat transformasi dan pelayanan prima terus ditingkatkan demi mendekatkan hukum kepada masyarakat. Tasyakuran Milad ke-143 bukan sekadar seremoni, tetapi juga pengingat atas tanggung jawab besar yang diemban lembaga peradilan agama. Komitmen untuk menjadi institusi yang agung dan berarti harus terus dijaga oleh seluruh elemen yang terlibat. Semoga peradilan agama kian berjaya dalam membawa manfaat bagi umat dan bangsa.