img-logo img-logo
PEMBINAAN KETUA PTA SURABAYA TINGKATKAN KINERJA PENGADILAN AGAMA SITUBONDO
PEMBINAAN KETUA PTA SURABAYA TINGKATKAN KINERJA PENGADILAN AGAMA SITUBONDO
Tanggal Rilis Berita : 20 Oktober 2025, Pukul 11:40 WIB, Telah dilihat 34 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., memberikan penekanan kuat mengenai pentingnya pembinaan dalam lingkungan peradilan agama guna memperkuat kualitas kepemimpinan pada Jumat, 17 Oktober 2025 di Aula Pengadilan Agama Situbondo. Pembinaan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan PTA Surabaya dan seluruh aparatur Pengadilan Agama Situbondo. Menurutnya, pembinaan merupakan langkah strategis untuk mengembangkan kompetensi, profesionalisme, serta integritas seluruh aparatur pengadilan. “Seorang pimpinan harus lebih dari sekadar mengejar karir, ia harus menjadi motor penggerak yang membawa perubahan positif,” ungkapnya. Pembinaan ini menuntut setiap pimpinan untuk menjadi figur teladan yang terus belajar serta bijaksana dalam pengambilan keputusan.

Gambar WhatsApp 2025 10 20 pukul 11.36.59 dee22846

Dalam pembinaan, Ketua PTA Surabaya menekankan pentingnya kepemimpinan yang tidak hanya berwawasan, tetapi juga mampu menjadi pusat gravitasi bagi seluruh penggerak organisasi. “Pimpinan harus mampu mengelola seluruh potensi di bawah tanggung jawabnya demi mencapai tujuan bersama,” katanya. Kepemimpinan yang efektif dimulai dari kemampuan memimpin diri sendiri dan berlanjut ke kepemimpinan tim. Pembinaan ini melibatkan penguatan sinergi kerja antara pimpinan dan staf agar pelayanan kepada masyarakat semakin prima. Pengelolaan waktu yang efisien dan adaptasi terhadap teknologi juga menjadi fokus utama. Dengan demikian, cita-cita sebuah sistem peradilan yang profesional dapat tercapai.

Gambar WhatsApp 2025 10 20 pukul 11.37.00 db0bb198

Proses pembinaan yang dijalankan PTA Surabaya tidak hanya menyasar aspek teknis, tetapi juga penguatan nilai-nilai karakter. Pimpinan pengadilan dididik untuk menjadi figur yang mampu memberikan inspirasi dan membangun trust di masyarakat. “Kami ingin melihat setiap pimpinan mampu memimpin dengan hati, bukan sekadar otoritas,” ujar Zulkarnain. Seluruh upaya pembinaan bertujuan untuk mengoptimalkan peran pengadilan dalam memberikan keadilan yang cepat dan tepat. Kompetensi hukum dan sikap profesional terus dikembangkan agar putusan mampu memenuhi standar tertinggi. Lewat pembinaan ini, pengadilan diharapkan dapat selalu relevan menghadapi dinamika hukum dan sosial.

Dalam menjalankan pembinaan, Ketua PTA Surabaya menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama. “Tanpa integritas, semua usaha tidak akan tahan uji,” tegasnya. Oleh sebab itu, pembinaan diarahkan untuk menanamkan nilai jujur, adil, dan bertanggung jawab pada setiap aparatur pengadilan. Komitmen pada etika kerja dan kepatuhan hukum menjadi fokus. Hal ini penting agar masyarakat merasa yakin dan percaya pada lembaga peradilan. Pembinaan ini diharapkan menciptakan insan peradilan yang tidak hanya unggul tetapi juga bermartabat.