img-logo img-logo
Ikuti Daring Seminar Nasional bersama Dirjen BADILAG dan PTA Semarang
Ikuti Daring Seminar Nasional bersama Dirjen BADILAG dan PTA Semarang
Tanggal Rilis Berita : 24 Oktober 2025, Pukul 07:08 WIB, Telah dilihat 46 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Nganjuk

          Bertepatan pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, warga Pengadilan Agama Nganjuk dalam rangka peningkatan kapasitas dan pengembangan wawasan aparatur peradilan agama, ikuti Seminar Nasional secara daring dalam tema “Mahkamah Islam Tinggi Pembuka Tabir Sejarah Eksistensi Peradilan Agama Dalam Reformasi Hukum & Peradilan Di Indonesia”. Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (BADILAG), Bapak Drs. H. Muchlis, S.H., M.H. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya memahami akar sejarah dan eksistensi peradilan agama sebagai bagian integral dari reformasi hukum di Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa peradilan agama bukan hanya institusi hukum, tetapi juga penjaga nilai-nilai keadilan berbasis syariat yang telah berakar kuat dalam sejarah bangsa

image host

          Dalam sesi pemaparan materi, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Bapak Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H. menyampaikan bahwa eksistensi peradilan agama di Indonesia telah melalui perjalanan panjang yang sarat tantangan dan dinamika. Beliau menyoroti bagaimana Mahkamah Islam Tinggi pada masa lalu menjadi cikal bakal institusi peradilan agama modern, yang kini berperan aktif dalam menyelesaikan perkara-perkara keagamaan dengan pendekatan hukum yang berkeadilan. Beliau juga menekankan bahwa reformasi hukum harus senantiasa mempertimbangkan nilai-nilai lokal dan spiritual yang menjadi fondasi masyarakat Indonesia, agar sistem peradilan tidak kehilangan jati diri. Dengan semangat pembaruan dan refleksi historis, acara ini diharapkan mampu menjadi momentum strategis untuk memperkuat posisi peradilan agama dalam sistem hukum nasional.

image host

          Sementara itu, Purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi Agama Mataram, Bapak Dr. H. Ahmad Fadli Sumadi, S.H., M.Hum. memberikan perspektif historis yang mendalam mengenai transformasi kelembagaan peradilan agama. Beliau menjelaskan bahwa peradilan agama telah mengalami evolusi dari lembaga tradisional ke institusi negara yang diakui secara konstitusional. Dalam paparannya, beliau menggarisbawahi pentingnya dokumentasi sejarah dan kajian akademik untuk memperkuat legitimasi peradilan agama di tengah arus globalisasi hukum. Dr. Ahmad Fadli juga mengajak generasi muda peradilan untuk terus menggali nilai-nilai luhur yang menjadi warisan Mahkamah Islam Tinggi sebagai inspirasi dalam menjalankan tugas kehakiman.

image host

          Guru Besar FH dan Ilmu Politik UMS Surakarta Bapak Prof. Dr.  Aidul Fitriciada Azhari, S.H., M.Hum., menekankan bahwa eksistensi peradilan agama merupakan refleksi dari pluralisme hukum di Indonesia yang harus dijaga dan dikembangkan. Ia menyoroti pentingnya integrasi antara hukum negara dan hukum agama dalam kerangka reformasi hukum yang inklusif. Sementara itu, Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. KH. Muhammad Amin Suma, B.A., S.H., M.A., M.M. menyampaikan bahwa peradilan agama memiliki peran strategis dalam menjaga moralitas dan keadilan sosial di tengah masyarakat. Sebagai penutup, kedua pembahas sepakat bahwa seminar ini menjadi langkah penting dalam membuka tabir sejarah dan memperkuat eksistensi peradilan agama sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem hukum nasional yang berkeadilan dan berkepribadian Indonesia.

Follow juga akun Media Sosial PA. Nganjuk :

Website : https://www.pa-nganjuk.go.id/

Instagram : https://www.instagram.com/panganjuk/

Facebook : https://www.facebook.com/pengadilanagama.nganjuk/

Youtube : https://www.youtube.com/@panganjuktv9264/videos

Tiktok : https://www.tiktok.com/@panganjuk

Twitter : https://x.com/pa_nganjuk/