Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H diselenggarakan oleh Pengadilan Agama Kota Kediri dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang Utama pada Rabu (21-01-2026). Acara tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Pengadilan Agama Kota Kediri sebagai wujud komitmen kolektif dalam memperkuat nilai spiritual di lingkungan kerja. Momentum ini menjadi bagian dari penguatan budaya kerja yang selaras antara profesionalisme dan integritas.

Acara dibuka secara resmi oleh Drs. Akhmad Muntafa, M.H. yang dalam sambutannya menekankan pentingnya menjadikan Isra’ Mi’raj sebagai sarana refleksi dan evaluasi diri. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan khatmil Qur’an yang dipimpin oleh Moh. Hidayat, S.S. Suasana Ruang Sidang Utama terasa semakin khusyuk dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Spirit kebersamaan dan spiritual leadership tercermin kuat sepanjang rangkaian acara.
Rangkaian kegiatan berlanjut dengan pembacaan Asyroqol Maulid Nabi Muhammad SAW yang menambah kekhidmatan peringatan. Pada momentum ini dilakukan evaluasi oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Kediri, Wakhidah, S.H., S.H.I., M.H., yang mengajak seluruh pegawai untuk kembali meneguhkan komitmen melaksanakan sholat tepat waktu. Sholat dipahami sebagai fondasi utama kedisiplinan dan kontrol diri dalam kehidupan pribadi maupun profesional. Selain itu, sholat berjamaah dinilai memiliki manfaat strategis dalam mempererat ukhuwah dan meningkatkan sinergi organisasi.

Dalam tausiyahnya, Harun Jp, S.Ag., M.H.I. menyampaikan hadits Isra’ Mi’raj yang menjelaskan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjidil Aqsa di Baitul Aqsa, hingga Sidratul Muntaha. Peristiwa agung tersebut menjadi dasar ditetapkannya kewajiban sholat lima waktu bagi umat Islam. Kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi Pengadilan Agama Kota Kediri dalam menyambut hari besar Islam dengan penuh suka cita. Diharapkan, peringatan ini mampu meningkatkan iman dan takwa serta menjadi momentum transformasi diri menuju pribadi dan institusi yang lebih unggul dan berkelanjutan.