img-logo img-logo
PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR EMOTIONAL INTELLIGENCE FOR ASN
PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR EMOTIONAL INTELLIGENCE FOR ASN
Tanggal Rilis Berita : 05 Maret 2026, Pukul 09:30 WIB, Telah dilihat 44 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Rabu, 04 Maret 2026, Penata Operasional Pengadilan Agama Situbondo, Hilda Wahyu Amalia, S.H., mengikuti kegiatan Webinar Emotional Intelligence for ASN. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring dan diikuti dari ruang Kepaniteraan Pengadilan Agama Situbondo. Webinar ini diikuti oleh berbagai Aparatur Sipil Negara dari berbagai instansi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ASN mengenai pentingnya kecerdasan emosional dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab. Dengan mengikuti kegiatan ini, diharapkan ASN dapat meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kecerdasan emosional juga menjadi salah satu aspek penting dalam membangun lingkungan kerja yang sehat dan produktif.

WhatsApp Image 2026 03 05 at 09.23.35

Webinar ini menghadirkan narasumber Arum Mewarni yang menyampaikan materi mengenai kecerdasan emosional bagi aparatur negara. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa kecerdasan emosional memiliki peran penting dalam menghadapi berbagai dinamika di lingkungan kerja. ASN diharapkan mampu mengelola emosi dengan baik agar dapat mengambil keputusan secara bijak. Selain itu, kecerdasan emosional juga membantu seseorang dalam membangun hubungan kerja yang harmonis. “Kemampuan mengelola emosi merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki oleh setiap ASN,” jelas Arum Mewarni dalam paparannya. Ia juga menekankan bahwa kecerdasan emosional dapat dilatih dan dikembangkan melalui berbagai proses pembelajaran.

WhatsApp Image 2026 03 04 at 14.20.59 1

Salah satu materi utama yang dibahas dalam webinar tersebut adalah mengenai regulasi emosi. Narasumber menjelaskan bahwa regulasi emosi merupakan kemampuan seseorang dalam mengelola serta mengendalikan emosi yang muncul. Dalam konteks pekerjaan, regulasi emosi sangat penting agar seseorang dapat tetap profesional dalam berbagai situasi. Arum Mewarni menjelaskan bahwa terdapat beberapa tahapan dalam regulasi emosi yang perlu dipahami oleh setiap individu. Tahapan tersebut meliputi memahami emosi, menurunkan intensitas emosi, serta melepaskan emosi secara sehat. “Regulasi emosi dimulai dari kemampuan memahami apa yang sedang kita rasakan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, narasumber menjelaskan bahwa langkah pertama dalam regulasi emosi adalah memahami emosi yang sedang dirasakan. Seseorang perlu menyadari dan mengenali perasaan yang muncul dalam dirinya. Dengan memahami emosi tersebut, seseorang dapat mengidentifikasi penyebab yang memicu munculnya perasaan tersebut. Hal ini penting agar seseorang tidak bereaksi secara berlebihan dalam menghadapi suatu situasi. Kesadaran emosional menjadi langkah awal dalam proses pengendalian diri. Dengan demikian, seseorang dapat bersikap lebih tenang dan rasional dalam menghadapi berbagai kondisi.