img-logo img-logo
CAHAYA PA Kabupaten Malang: Momentum Mempererat Ukhuwah Islamiyah dan Kebersamaan Aparatur
CAHAYA PA Kabupaten Malang: Momentum Mempererat Ukhuwah Islamiyah dan Kebersamaan Aparatur
Tanggal Rilis Berita : 09 Maret 2026, Pukul 14:45 WIB, Telah dilihat 16 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kabupaten Malang

Malang, 09 Maret 2026. Pengadilan Agama Kabupaten Malang kembali melaksanakan kegiatan CAHAYA (CerAmah HAngat penYejuk hati dan jiwA) yang diikuti oleh seluruh aparatur. Kegiatan pembinaan rohani ini dilaksanakan setelah sholat dhuhur berjamaah di Musholla PA Kab. Malang. Seluruh aparatur mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh khidmat dan antusias. Melalui kegiatan ini diharapkan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan antar aparatur dapat terus terjaga.

image host

Dalam kegiatan tersebut hadir sebagai penceramah Hakim PA Kab. Malang - Drs. H. Shobirin, M.H. yang menyampaikan tausiyah kepada seluruh aparatur. Pada kesempatan tersebut beliau mengangkat pembahasan mengenai kandungan Surat Al-Baqarah ayat 177. Ayat tersebut menjelaskan tentang hakikat kebajikan yang tidak hanya dilihat dari aspek lahiriah semata. Namun kebajikan sejati terletak pada keimanan serta amal perbuatan yang dilakukan oleh setiap manusia.

Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa pembentukan pribadi yang benar harus dilandasi dengan pemahaman yang kuat terhadap rukun iman. Keimanan menjadi pondasi utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Dengan iman yang kuat, seseorang akan memiliki komitmen untuk selalu berbuat kebaikan. Nilai keimanan tersebut juga harus tercermin dalam sikap dan perilaku dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan tugas sebagai aparatur.

image host

Melalui kegiatan CAHAYA ini diharapkan seluruh aparatur PA Kab. Malang dapat terus meningkatkan kualitas keimanan serta mempererat ukhuwah islamiyah. Kegiatan pembinaan rohani ini juga menjadi sarana untuk membangun karakter aparatur yang berintegritas dan berakhlak baik. Selain itu, kegiatan ini mampu memperkuat kebersamaan serta keharmonisan di lingkungan kerja. Dengan demikian, nilai-nilai spiritual dapat terus menjadi landasan dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.