img-logo img-logo
Asah Ketajaman Filosofis, Wakil Ketua PA Lumajang Ikuti Pelatihan Filsafat Hukum Nasional
Asah Ketajaman Filosofis, Wakil Ketua PA Lumajang Ikuti Pelatihan Filsafat Hukum Nasional
Tanggal Rilis Berita : 08 April 2026, Pukul 14:44 WIB, Telah dilihat 69 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Lumajang

Asah Ketajaman Filosofis, Wakil Ketua PA Lumajang Ikuti Pelatihan Filsafat Hukum Nasional

Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Lumajang, Bapak Fatkur Rosyad, S.Ag., M.H., M.HES., resmi mengikuti Pelatihan Teknis Yudisial Filsafat Hukum untuk Keadilan pada Senin, 06 April 2026 di ruang Wakil Ketua Pengadilan Agama Lumajang. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh 300 hakim dari lingkungan peradilan umum, agama, militer, serta tata usaha negara di seluruh Indonesia. Program pengembangan kompetensi ini dijadwalkan berlangsung selama enam hari penuh hingga berakhir pada 11 April 2026 mendatang. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas intelektual dan integritas para penegak hukum di tanah air.

WhatsApp Image 2026 04 06 at 13.30.36

Pada jadwal hari pertama, peserta mengikuti sesi malam yang berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB dengan penuh antusias. Materi yang dibahas adalah Topik 3 mengenai "Kehidupan, Kebenaran dan Keadilan: Pemikiran Lintas Peradaban" yang sangat mendalam. Sesi ini mengeksplorasi berbagai konsep keadilan dari beragam tradisi pemikiran besar yang ada di dunia. Melalui topik ini, para hakim diajak untuk melihat hukum dari sisi yang lebih luas dan tidak hanya terpaku pada teks undang-undang semata.

Diskusi panel tersebut menghadirkan dua pakar sebagai narasumber utama, yakni Dr. Phil. Reza A.A. Wattimena dan Irwan Rosady, S.H., M.H. Kedua pengajar memberikan perspektif kritis mengenai bagaimana nilai-nilai kebenaran seharusnya diimplementasikan dalam praktik peradilan modern. Interaksi antara pengajar dan 300 peserta menciptakan ruang dialog yang dinamis meski hanya dipertemukan melalui layar virtual. Paparan yang disampaikan menekankan bahwa seorang hakim harus memiliki kedalaman spiritual dan rasionalitas yang seimbang dalam memutus perkara.

WhatsApp Image 2026 04 06 at 13.30.35

Di sela-sela kegiatan tersebut, Bapak Fatkur Rosyad menekankan pentingnya penguasaan filsafat bagi seorang praktisi hukum di era sekarang. "Pemahaman lintas peradaban ini sangat penting agar kami mampu memberikan putusan yang tidak hanya legal, tetapi juga memiliki nilai keadilan yang sejati," ungkap beliau dengan tegas. Beliau berharap materi ini dapat memperkaya perspektifnya dalam melayani masyarakat pencari keadilan di wilayah Lumajang. Partisipasi aktif ini membuktikan komitmen PA Lumajang dalam mewujudkan peradilan yang profesional, berwawasan luas, dan tetap humanis.