img-logo img-logo
Menuju Layanan Lebih Profesional, Sekretaris PA Sumenep Ikuti Pelatihan Manajemen Resiko Oleh BPK RI
Menuju Layanan Lebih Profesional, Sekretaris PA Sumenep Ikuti Pelatihan Manajemen Resiko Oleh BPK RI
Tanggal Rilis Berita : 27 April 2026, Pukul 10:21 WIB, Telah dilihat 7 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Sumenep

pa-sumenep.go.id – Sekretaris Pengadilan Agama Sumenep, Elly Kusdiana Hobaidah, S.Ag., mengikuti pelatihan Manajemen Risiko yang diselenggarakan oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksa Keuangan Negara pada Senin, 27 April 2026. Kegiatan yang berlangsung hingga Kamis, 30 April 2026 ini dilaksanakan secara distance learning dan diikuti oleh seluruh sekretaris pengadilan se-Indonesia. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kemampuan aparatur dalam mengelola risiko organisasi secara efektif dan terstruktur.

Pelatihan ini menghadirkan materi penting terkait identifikasi risiko, analisis dampak, hingga strategi mitigasi yang dapat diterapkan di lingkungan kerja. Dengan metode pembelajaran daring, para peserta dapat mengikuti kegiatan dari satuan kerja masing-masing tanpa mengganggu pelaksanaan tugas harian. Partisipasi seluruh sekretaris pengadilan di Indonesia menjadikan kegiatan ini sebagai forum strategis untuk berbagi pengalaman dan memperkuat sinergi dalam tata kelola lembaga peradilan.

Baca Juga : Disiplin Sejak Awal Pekan, Wakil Ketua Pimpin Apel Pagi PA Sumenep

Dalam keterangannya, Elly Kusdiana Hobaidah menyampaikan bahwa pelatihan ini memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kualitas kinerja lembaga. “Manajemen risiko adalah fondasi dalam menjaga stabilitas dan akuntabilitas organisasi. Dengan memahami potensi risiko sejak dini, kita dapat mengambil langkah yang tepat untuk mencegah kerugian dan meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya. Ia juga menegaskan bahwa ilmu yang diperoleh harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap lini pekerjaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu menerapkan prinsip manajemen risiko secara konsisten di lingkungan kerja masing-masing. Elly juga memberikan motivasi kepada seluruh aparatur untuk terus meningkatkan kapasitas diri. “Belajar adalah investasi terbaik dalam pengembangan diri. Jangan pernah berhenti beradaptasi dan memperbaiki diri, karena dari situlah lahir kinerja yang unggul dan pelayanan yang berkualitas,” pesannya. (Tim Medsos)