pa-sumenep.go.id – Akhir yang penuh ilmu menandai rampungnya Pelatihan Manajemen Risiko yang diikuti oleh Sekretaris Pengadilan Agama Sumenep bersama Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) pada Kamis, 30 April 2026. Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini digelar sebagai upaya peningkatan kompetensi aparatur dalam memahami serta mengelola risiko di lingkungan kerja. Pelatihan tersebut menghadirkan berbagai materi strategis yang relevan dengan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.

Selama pelaksanaan pelatihan, peserta menerima beragam materi mulai dari konsep dasar manajemen risiko hingga implementasinya dalam organisasi sektor publik. Tidak hanya itu, pada hari terakhir kegiatan juga dilaksanakan ujian sebagai bentuk evaluasi pemahaman peserta terhadap materi yang telah diberikan. Sekretaris PA Sumenep mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan komitmen, menunjukkan keseriusan dalam meningkatkan kapasitas diri.
Baca Juga : Momen Perpisahan Berkesan dalam Penjemputan Mahasiswa PKL di Pengadilan Agama Sumenep
Dalam keterangannya, Elly Kusdiana Hobaidah,S.Ag., M.H., selaku Sekretaris PA Sumenep menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan banyak wawasan baru yang sangat bermanfaat dalam mendukung kinerja lembaga. “Manajemen risiko bukan hanya teori, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan setiap program berjalan efektif dan terhindar dari potensi hambatan,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pengalaman mengikuti pelatihan ini menjadi bekal berharga untuk diterapkan dalam tugas sehari-hari.
Penutupan pelatihan ini menjadi momentum penting yang sarat makna dan motivasi. Dengan ilmu yang telah diperoleh, diharapkan peserta mampu mengimplementasikannya secara nyata di lingkungan kerja. “Setiap proses belajar adalah investasi masa depan. Semakin kita memahami risiko, semakin siap kita menghadapi tantangan,” menjadi pesan inspiratif yang mengiringi berakhirnya kegiatan tersebut, sekaligus mendorong semangat untuk terus belajar dan berkembang. (Tim Medsos)