Kunjungan Tim PTA Surabaya ke PA Lumajang dalam Rangka Monev Pengawasan Reguler dan PNBP
Lumajang, 29 April 2026 – Pengadilan Agama Lumajang menerima kunjungan Tim Pengadilan Tinggi Agama Surabaya dalam rangka monitoring dan evaluasi (monev) pengawasan reguler serta PNBP. Tim PTA Surabaya terdiri dari Wakil Ketua PTA Dr. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag., Panitera PTA Dr. Ma’sum Umar, S.H., M.H., Sekretaris PTA Surabaya Muhammad Taufiqurrahman, S.Ag., M.H., serta Kasubag Keuangan Ika Karlina, S.H., M.H. beserta tim pendamping lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB bertempat di Media Center PA Lumajang. Kunjungan tersebut disambut oleh pimpinan PA Lumajang yang terdiri dari Wakil Ketua Fatkur Rosyad, S.Ag., M.H., M.HES., Panitera H. Khadimul Huda, S.H., M.H., dan Sekretaris Abdul Kodir, S.Ag., M.M., serta dihadiri seluruh hakim dan seluruh aparatur PA Lumajang.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PTA Surabaya Dr. Acep Saifuddin, S.H., M.Ag. menekankan pentingnya penanganan perkara yang profesional dan berintegritas. Ia juga menyoroti penerapan kode etik aparatur peradilan sebagai fondasi utama dalam menjaga marwah lembaga. Selain itu, beliau menyampaikan adanya beberapa temuan terkait pengelolaan PNBP yang perlu segera ditindaklanjuti secara administratif dan akuntabel. “Penanganan perkara harus cepat, tepat, dan sesuai kode etik, sementara pengelolaan PNBP harus transparan serta sesuai regulasi,” tegasnya.
Panitera PTA Surabaya, Dr. Ma’sum Umar, S.H., M.H., dalam arahannya memberikan apresiasi terhadap berbagai capaian kinerja PA Lumajang. Ia menilai bahwa prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja sama seluruh aparatur yang solid. Selain itu, beliau juga mendorong agar prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui inovasi berkelanjutan. “PA Lumajang telah menunjukkan kinerja yang baik, dan ini harus terus dijaga serta ditingkatkan ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris PTA Surabaya Muhammad Taufiqurrahman, S.Ag., M.H. menyoroti aspek pengelolaan belanja modal dan keterbukaan informasi publik. Ia menekankan pentingnya optimalisasi penggunaan anggaran agar tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi pelayanan. Selain itu, keterbukaan informasi melalui website resmi PA Lumajang dinilai sudah baik namun tetap perlu penguatan konten dan konsistensi pembaruan. “Belanja modal harus efektif dan transparan, serta website harus menjadi wajah keterbukaan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.