img-logo img-logo
Tingkatkan Layanan Publik, PA Pamekasan Ikuti Internalisasi Inovasi Unggulan PTA Surabaya
Tingkatkan Layanan Publik, PA Pamekasan Ikuti Internalisasi Inovasi Unggulan PTA Surabaya
Tanggal Rilis Berita : 08 Mei 2026, Pukul 09:17 WIB, Telah dilihat 3 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Pamekasan

Pengadilan Agama Pamekasan mengikuti kegiatan internalisasi inovasi secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting pada Jumat, 08 Mei 2026. Bertempat di Ruang Media Center, kegiatan ini dihadiri secara langsung oleh Panitera Pengadilan Agama Pamekasan, Bapak Muhammad Ali Said, S.H.I., M.H. Acara yang dimulai tepat pada pukul 08.30 WIB tersebut juga diikuti oleh unsur pimpinan dan pejabat struktural dari seluruh Pengadilan Agama di wilayah hukum Jawa Timur.

">

1

Kegiatan ini berfokus pada sosialisasi serta penguatan pemahaman mengenai tiga inovasi unggulan milik Pengadilan Tinggi Agama Surabaya. Inovasi yang diperkenalkan meliputi aplikasi Satria Majapahit Juara (SAMARA), Layanan Konsultasi Online (LAKON), serta sistem Bimbingan Tes KERTAGAMA yang dirancang untuk mempercepat birokrasi. Seluruh peserta mendapatkan penjelasan mendalam mengenai teknis penggunaan dan manfaat strategis dari masing-masing aplikasi tersebut dalam menunjang tugas pokok sehari-hari.

">

2

Dalam kesempatan tersebut, di sela-sela kegiatan Panitera Pengadilan Agama Pamekasan, Bapak Muhammad Ali Said, S.H.I., M.H., kepada tim redaksi menyampaikan terkait implementasi inovasi ini di lingkungan kerja. Beliau menegaskan bahwa internalisasi ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan transformasi digital yang berkelanjutan di seluruh unit kerja Pengadilan Agama Pamekasan. Melalui optimalisasi aplikasi SAMARA, LAKON, dan KERTAGAMA, beliau berharap kualitas pelayanan bagi masyarakat pencari keadilan dapat meningkat secara signifikan.

Partisipasi aktif Tim IT serta jajaran pimpinan dalam pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat instansi terhadap transparansi dan efisiensi kinerja. Integrasi sistem yang diprakarsai oleh PTA Surabaya diharapkan mampu menyatukan pola kerja yang lebih sistematis di antara pengadilan tingkat pertama. Agenda ini ditutup dengan sesi diskusi teknis guna memastikan seluruh perangkat pendukung siap menjalankan inovasi tersebut dengan maksimal.