img-logo img-logo
Tingkatkan Kinerja dan Integritas, PA Pamekasan Gelar Senin Pagi
Tingkatkan Kinerja dan Integritas, PA Pamekasan Gelar Senin Pagi
Tanggal Rilis Berita : 11 Mei 2026, Pukul 08:34 WIB, Telah dilihat 10 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Pamekasan

Seluruh aparatur Pengadilan Agama (PA) Pamekasan kembali melaksanakan agenda rutin apel Senin pagi yang bertempat di halaman kantor pada tanggal 11 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan, hakim, pejabat struktural maupun fungsional, serta seluruh staf PPNPN dengan penuh khidmat. Pelaksanaan apel pagi ini bertujuan untuk mengawali pekan dengan semangat baru serta menyelaraskan persepsi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas kedinasan.

">

1

Wakil Ketua PA Pamekasan, Jamaludin Muhamad, S.H.I., M.H., bertindak langsung sebagai pembina apel dalam kesempatan yang cerah tersebut. Beliau mengawali amanatnya dengan memberikan apresiasi kepada seluruh aparatur yang telah hadir tepat waktu untuk mengikuti rutinitas wajib ini. Kehadiran seluruh personel menunjukkan komitmen yang tinggi terhadap kedisiplinan serta tanggung jawab sebagai abdi negara di lingkungan peradilan.

">

2

Dalam pengarahannya, Jamaludin Muhamad menekankan pentingnya peningkatan performa kinerja pada masing-masing bidang, baik di sektor Kepaniteraan maupun Kesekretariatan. Beliau menginstruksikan agar setiap kendala dalam pelayanan publik segera dievaluasi demi mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat pencari keadilan. "Sinergi antar lini harus terus diperkuat agar target program kerja yang telah direncanakan dapat tercapai secara maksimal dan efisien," tegas beliau.

Lebih lanjut, pembina apel mengingatkan seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan setiap fungsi jabatan. Beliau berpesan agar nilai-nilai kejujuran tidak boleh luntur meskipun tantangan pekerjaan di masa depan akan semakin kompleks dan beragam. Integritas merupakan fondasi utama yang akan menjaga marwah institusi Pengadilan Agama Pamekasan tetap bersih dan terpercaya di mata publik.