Kamis pagi, 21 Mei 2026, menjadi momen penting bagi Pengadilan Agama (PA) Kota Kediri dalam menjaga standar mutu dan transparansi peradilan. Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya secara resmi menggelar kegiatan pengawasan sekaligus audit mutasi bagi mantan Ketua PA Kota Kediri, Ibu Wakhidah, S.H., S.H.I., M.H. Berbeda dengan audit konvensional, kegiatan krusial ini dilaksanakan secara modern dan efisien melalui jaringan virtual (daring) yang berpusat di ruang Media Center PA Kota Kediri. Langkah proaktif ini merupakan tindak lanjut wajib yang pantang dilewatkan atas instruksi Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia. Tujuan utamanya sangat jelas, yakni memastikan seluruh rangkaian serah terima jabatan dari pimpinan lama ke pimpinan baru berjalan secara akuntabel tanpa menyisakan masalah administratif.

Untuk memastikan jalannya pemeriksaan yang kredibel, PTA Surabaya tidak main-main dengan menerjunkan tim khusus yang sarat pengalaman. Ujung tombak tim pengawas ini dipimpin langsung oleh Bapak Drs. Sarmin, M.H., seorang Hakim Tinggi dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya yang integritasnya tak diragukan lagi. Dalam menjalankan mandatnya, beliau didampingi oleh figur kompeten lainnya, yaitu Ibu Dra. Muzayyanah, M.H., dan Isnayati, A.Md. Ketiga anggota tim pemeriksa ini bekerja secara sinergis untuk membedah tumpukan dokumen sekaligus memberikan instruksi langsung kepada aparatur PA Kota Kediri melalui layar monitor di Media Center.
Meskipun terpisahkan oleh jarak, ketelitian tim auditor dari PTA Surabaya sama sekali tidak berkurang selama proses pengawasan daring itu berlangsung. Fokus utama pemeriksaan dibidik langsung pada ranah tanggung jawab paling vital yang diemban oleh mantan Ketua PA Kota Kediri selama masa jabatannya. Tim secara saksama meneliti kelengkapan data penyelesaian perkara, sekaligus mengaudit pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan barang milik negara tanpa ada yang terlewat. Guna mengunci keakuratan data, satuan kerja terkait diwajibkan melakukan penutupan buku seketika terhadap seluruh administrasi keuangan, meliputi uang eksekusi, dana konsinyasi, hingga biaya proses penanganan perkara. Tidak ketinggalan, penutupan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) juga dieksekusi secara serentak pada saat itu juga guna memastikan tidak ada celah bagi selisih angka sekecil apa pun.

Setelah seluruh rangkaian interogasi dan pemeriksaan dokumen virtual di Media Center tuntas, ritme kerja tim auditor tidak lantas melambat. Mereka langsung bergerak cepat merekapitulasi setiap temuan dan data lapangan menjadi sebuah potret evaluasi kinerja yang utuh. Hasil rekapitulasi teliti inilah yang kemudian diramu menjadi dokumen laporan audit mutasi yang bersifat komprehensif, terstruktur, dan dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Laporan bernilai esensial ini kelak menjadi prasyarat mutlak untuk melegalkan langkah perpindahan tugas pejabat yang bersangkutan ke tempat yang baru. Puncaknya, dokumen penting tersebut akan diserahkan langsung ke pangkuan Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, bertepatan dengan momen pelantikan pimpinan baru PA Kota Kediri demi sebuah transisi yang bersih dan paripurna.