pa-sumenep.go.id – Ketua Pengadilan Agama Sumenep, M. Syaefuddin, S.H.I., M.Sy, menyampaikan amanat penuh makna saat memimpin apel pagi yang digelar di halaman depan Gedung Kantor Pengadilan Agama Sumenep, Senin (13/7/2026). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh hakim, pejabat struktural, pejabat fungsional, aparatur sipil negara, serta pegawai lainnya ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kerja, meningkatkan profesionalisme, dan menanamkan nilai-nilai integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, M. Syaefuddin menekankan bahwa keberhasilan dalam bekerja tidak hanya ditentukan oleh kemampuan, tetapi juga oleh kualitas kerja yang mampu membangun kepercayaan. Ia mengajak seluruh aparatur untuk menjadikan kejujuran, tanggung jawab, dan keikhlasan sebagai fondasi utama dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, nilai-nilai tersebut akan melahirkan hasil kerja yang tidak hanya diakui oleh masyarakat, tetapi juga bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.
“Kerja keras membentuk kemampuan, tetapi kerja yang baik membangun kepercayaan. Ketika keduanya berjalan seiring dengan kejujuran, tanggung jawab, dan niat yang tulus karena Allah, maka hasilnya bukan hanya prestasi, tetapi juga penilaian yang baik di mata manusia dan bernilai ibadah di sisi-Nya,” tegas M. Syaefuddin dalam amanatnya.
Pesan tersebut disampaikan sebagai pengingat bahwa setiap aparatur peradilan memiliki tanggung jawab moral dan profesional dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pencari keadilan. Melalui apel pagi, pimpinan berharap seluruh jajaran PA Sumenep terus menjaga disiplin, meningkatkan kompetensi, memperkuat budaya kerja yang positif, serta menjadikan integritas sebagai identitas utama lembaga peradilan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Amanat Ketua PA Sumenep tersebut menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi seluruh pegawai untuk terus bekerja dengan dedikasi dan keikhlasan. Semangat kerja yang dibangun atas dasar kompetensi, kepercayaan, dan nilai-nilai spiritual diyakini akan menghasilkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. Sebagaimana pesan yang disampaikan, prestasi terbaik lahir dari kerja yang dilakukan dengan sepenuh hati, sedangkan kepercayaan tumbuh dari integritas yang dijaga setiap hari. Ketika pekerjaan diniatkan sebagai ibadah, setiap langkah yang dilakukan akan menjadi manfaat bagi sesama dan bernilai kebaikan di sisi Allah SWT. (Tim Medsos)