Lamongan, 14 Agustus 2026 - Ketua Pengadilan Agama (PA) Lamongan, H. Ridwan Fauzi, S.Ag., M.H., turut menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Lamongan dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Lamongan dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah stakeholder di Kabupaten Lamongan. Rapat paripurna dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Ketua DPRD Kabupaten Lamongan membuka rapat paripurna secara resmi sebelum agenda utama dilanjutkan dengan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia. Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan sejumlah arah kebijakan pemerintah yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat.


Salah satu perhatian utama adalah peningkatan kesejahteraan rakyat. Pertumbuhan ekonomi didorong agar tidak sekadar menjadi indikator pembangunan, tetapi mampu menjadi sarana untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan lapangan kerja melalui investasi, serta mempercepat upaya penghapusan kemiskinan dan kelaparan. Presiden juga menekankan pentingnya reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi. Birokrasi yang berbelit dan tidak efisien perlu terus dibenahi agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif. Penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi juga harus ditindak secara tegas. Untuk itu, diperlukan persatuan dan komitmen seluruh pemimpin dalam membangun pemerintahan yang bersih serta memberantas praktik korupsi. Di sektor pangan, pemerintah terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui pemanfaatan teknologi dan dukungan pupuk.
Penguatan sektor kelautan dan perikanan juga menjadi perhatian, antara lain melalui pembangunan infrastruktur kampung nelayan dan pengembangan armada kapal modern. Upaya mencapai swasembada pangan pada berbagai komoditas turut menjadi bagian penting dari kebijakan pemerintah. Ketahanan pangan dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, transformasi dan restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) juga menjadi bagian yang disampaikan dalam pidato kenegaraan.


Pemerintah menekankan pentingnya efisiensi dan produktivitas BUMN, termasuk melakukan penataan terhadap perusahaan negara yang dinilai tidak produktif. Peningkatan dividen negara melalui manajemen yang transparan dan profesional juga menjadi perhatian. Selain itu, Koperasi Merah Putih diarahkan untuk turut memperkuat rantai pasok dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat. Kebijakan tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian dari tingkat masyarakat hingga nasional. Usai mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI, rapat dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri. Ketua DPRD Kabupaten Lamongan kemudian menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan daerah dan seluruh peserta yang hadir sebelum secara resmi menutup rapat paripurna. Rangkaian agenda tersebut berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam rapat juga disampaikan adanya agenda sesi kedua pidato Presiden RI yang berkaitan dengan penyampaian keterangan pemerintah atas Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2027.

Untuk sesi kedua, partisipasi diarahkan dilakukan secara daring dari instansi masing-masing. Kehadiran Ketua PA Lamongan dalam agenda Forkopimda tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antarlembaga di Kabupaten Lamongan, khususnya dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat, serta pembangunan daerah.(AE)