img-logo img-logo
Sumenep Bersholawat, Ketua PA Sumenep dan Forkopimda Larut dalam Gema Sholawat Maulid Nabi
Sumenep Bersholawat, Ketua PA Sumenep dan Forkopimda Larut dalam Gema Sholawat Maulid Nabi
Tanggal Rilis Berita : 04 September 2026, Pukul 11:16 WIB, Telah dilihat 13 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Sumenep

pa-sumenep.go.id – Suasana religius dan penuh khidmat menyelimuti GOR A. Yani Sumenep pada Kamis malam Jumat, 3 September 2026, dalam gelaran “Sumenep Bersholawat” bersama Majelis Attaufiq. Ribuan jamaah larut dalam lantunan sholawat sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW dalam rangka memperingati Maulid Nabi. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Pengadilan Agama Sumenep Dr. M. Syaefuddin, S.H.I., M.Sy., bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Sumenep.


 

Kegiatan tersebut semakin semarak dengan kehadiran langsung Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo bersama Wakil Bupati Sumenep. Kebersamaan para pimpinan daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta masyarakat menjadi gambaran kuatnya sinergi dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan penuh kebersamaan. Kehadiran mereka juga menunjukkan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat dan menjalankan tugas pengabdian.

Gema sholawat semakin menggugah hati ketika panggung diisi oleh Habib Ali Zainal Abidin Assegaf. Lantunan sholawat yang dipimpin oleh beliau membuat suasana GOR A. Yani semakin semarak dan penuh kekhusyukan. Jamaah bersama-sama bersholawat, menghayati pesan-pesan keagamaan, serta mengenang akhlak mulia Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan. Bagi Ketua PA Sumenep, momentum seperti ini menjadi ruang penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca Juga : Bukan Sekadar Evaluasi, Sekretaris PA Sumenep Dorong Kesekretariatan Semakin Solid

“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak berhenti pada lantunan sholawat, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalankan amanah dan memberikan manfaat bagi sesama,” demikian semangat yang tercermin dalam kegiatan tersebut. Keteladanan Rasulullah tentang kejujuran, kesabaran, kasih sayang, dan keadilan menjadi nilai yang relevan untuk terus diterapkan, khususnya bagi setiap insan yang mengemban amanah pelayanan publik.

Melalui Sumenep Bersholawat, masyarakat diajak menjadikan kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai energi untuk memperkuat persaudaraan dan membangun daerah secara bersama-sama. Momentum Maulid Nabi menjadi pengingat bahwa semakin tinggi amanah yang dipikul, semakin besar pula tanggung jawab untuk menghadirkan kebaikan. “Mari jadikan sholawat sebagai cahaya hati dan keteladanan Rasulullah sebagai jalan dalam bekerja, mengabdi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena sebaik-baik manusia adalah mereka yang mampu menghadirkan kebaikan bagi sesamanya.” (Tim Medsos)