Senin, 21 September 2026, Pegawai Pengadilan Agama Situbondo, Laily Agustin, S.Kom., mengikuti Webinar “Sinergi Pendidikan Berbasis Nilai Keagamaan, Hak Anak, dan Ramah Lingkungan” secara daring di ruang Kesekretariatan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperluas wawasan mengenai pentingnya membangun pendidikan yang memperhatikan nilai keagamaan, pemenuhan hak anak, dan kepedulian terhadap lingkungan. Webinar menghadirkan Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., sebagai narasumber. Pembahasan dalam kegiatan tersebut menyoroti pentingnya membangun sinergi berbagai nilai dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Keikutsertaan Laily Agustin menjadi bagian dari upaya Pengadilan Agama Situbondo dalam mendukung peningkatan wawasan dan kompetensi pegawai. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh perspektif yang dapat diterapkan dalam lingkungan kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Tema webinar menempatkan nilai keagamaan sebagai salah satu unsur penting dalam proses pendidikan. Nilai keagamaan dapat menjadi landasan dalam membentuk karakter, sikap, dan perilaku peserta didik. Pendidikan juga perlu memperhatikan hak anak agar setiap anak memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan berkembang secara layak. Selain itu, kepedulian terhadap lingkungan menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang memiliki kesadaran terhadap keberlanjutan. Ketiga aspek tersebut memiliki keterkaitan dalam membentuk lingkungan pendidikan yang lebih utuh dan berorientasi pada pembentukan karakter. “Pendidikan tidak hanya berbicara tentang pengetahuan, tetapi juga tentang nilai, perlindungan terhadap anak, dan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar narasumber.

Dalam pembahasannya, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., memberikan wawasan mengenai pentingnya membangun sinergi dalam pendidikan. Sinergi diperlukan agar pendidikan tidak berjalan hanya dengan menekankan satu aspek, tetapi dapat memperhatikan berbagai kebutuhan dalam proses pembentukan generasi. Nilai keagamaan dapat menjadi dasar dalam membangun sikap yang bertanggung jawab dan berkarakter. Sementara itu, pemenuhan hak anak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menciptakan pendidikan yang aman dan memberikan ruang tumbuh bagi anak. Kepedulian terhadap lingkungan juga perlu ditanamkan agar pendidikan mampu membentuk kesadaran terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pemahaman terhadap keterkaitan berbagai aspek tersebut menjadi bagian penting dari materi yang diikuti oleh peserta webinar.
Pembahasan mengenai hak anak juga menjadi salah satu aspek penting dalam tema webinar. Anak memiliki kebutuhan untuk memperoleh pendidikan, perlindungan, serta kesempatan berkembang dalam lingkungan yang mendukung. Karena itu, pendekatan pendidikan perlu memperhatikan kepentingan dan kebutuhan anak dalam proses pembelajaran. Lingkungan pendidikan yang baik diharapkan mampu memberikan ruang bagi anak untuk berkembang tanpa mengabaikan nilai-nilai moral dan sosial. Pemahaman tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran peserta mengenai pentingnya menempatkan anak sebagai bagian utama dalam pembangunan pendidikan.