Mahasiswa Universitas Abdurachman Saleh Situbondo, Nur Azizah, melaksanakan penelitian di Pengadilan Agama Situbondo pada Rabu, 23 September 2026. Penelitian tersebut mengangkat topik mengenai aplikasi Digital Manajemen Dispensasi Nikah (DIMANAKAH) yang dikembangkan oleh Pengadilan Agama Situbondo. Kegiatan penelitian dilakukan sebagai bagian dari proses pengumpulan data dan informasi yang dibutuhkan dalam penelitian. Dalam pelaksanaannya, Nur Azizah melakukan wawancara dengan Sekretaris Pengadilan Agama Situbondo, Hatta Fajrizzaman, S.H.I., di Media Center. Wawancara tersebut menjadi salah satu metode yang digunakan untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai aplikasi DIMANAKAH. Kegiatan penelitian berlangsung dengan memanfaatkan lingkungan Pengadilan Agama Situbondo sebagai sumber informasi terkait penerapan inovasi layanan tersebut.

Aplikasi DIMANAKAH menjadi objek penelitian karena berkaitan dengan pengelolaan layanan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Situbondo. Melalui penelitian tersebut, mahasiswa berkesempatan untuk memperoleh pemahaman mengenai inovasi yang diterapkan dalam mendukung pelayanan di lingkungan peradilan agama. Pengumpulan informasi secara langsung melalui wawancara menjadi bagian penting dalam proses penelitian. Informasi dari pihak Pengadilan Agama dapat memberikan gambaran sesuai dengan pengalaman dan pelaksanaan aplikasi di lingkungan satuan kerja. “Penelitian ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung penerapan inovasi digital dalam mendukung pelayanan peradilan,” ujar Sekretaris. Proses tersebut juga menjadi bentuk interaksi antara dunia akademik dan lembaga peradilan dalam pengembangan pengetahuan.

Dalam wawancara tersebut, Nur Azizah berdiskusi dengan Hatta Fajrizzaman, S.H.I., selaku Sekretaris Pengadilan Agama Situbondo. Wawancara diarahkan untuk memperoleh informasi yang relevan dengan objek penelitian mengenai aplikasi DIMANAKAH. Sebagai bagian dari unsur kesekretariatan, Sekretaris memiliki keterkaitan dengan dukungan administrasi dan tata kelola organisasi di lingkungan pengadilan. Informasi yang diperoleh melalui wawancara dapat menjadi bahan bagi mahasiswa dalam menyusun hasil penelitian. Komunikasi secara langsung juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh penjelasan mengenai topik yang sedang diteliti.
Penelitian mengenai DIMANAKAH juga menunjukkan adanya perhatian akademik terhadap inovasi pelayanan di lingkungan Pengadilan Agama Situbondo. Inovasi digital menjadi salah satu bagian yang dapat dipelajari dari sisi pengelolaan layanan dan penerapannya dalam organisasi. Bagi mahasiswa, penelitian lapangan memberikan pengalaman untuk menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi yang ditemui secara langsung. Pengumpulan data melalui wawancara juga melatih mahasiswa dalam menyusun pertanyaan dan menggali informasi sesuai fokus penelitian.