img-logo img-logo
3 Tahun BPHPI Mengguncang Dunia Peradilan! Kepemimpinan Hakim Perempuan Makin Bersinar
3 Tahun BPHPI Mengguncang Dunia Peradilan! Kepemimpinan Hakim Perempuan Makin Bersinar
Tanggal Rilis Berita : 02 Oktober 2026, Pukul 08:35 WIB, Telah dilihat 7 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Kodya Malang

Wakil Ketua Pengadilan Agama Kota Malang, Ibu Izzatun Tiyas Rohmatin, S.H.I., S.H., M.H., bersama Hakim Perempuan Pengadilan Agama Kota Malang, Ibu Dra. Masitah. M.HES., menghadiri secara daring acara Refleksi Perjalanan 3 Tahun BPHPI (Badan Perhimpunan Hakim Perempuan Indonesia): Capaian, Tantangan & Harapan ke Depan pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti melalui aplikasi Zoom Meeting dari Ruang Media Center Pengadilan Agama Kota Malang. Acara ini diselenggarakan oleh BPHPI yang berada di bawah naungan Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI). Kehadiran perwakilan Pengadilan Agama Kota Malang menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan peran dan kepemimpinan perempuan di lingkungan peradilan.

waka-1

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua BPHPI yang memberikan gambaran mengenai perjalanan organisasi selama tiga tahun terakhir. Acara kemudian dilanjutkan dengan Presentasi Refleksi Perjalanan 3 Tahun BPHPI yang disampaikan oleh Ibu Dr. Nani Indrawati, S.H., M.Hum. Dalam pemaparannya, disampaikan berbagai capaian, tantangan, serta harapan BPHPI dalam mendorong semakin kuatnya peran hakim perempuan di lingkungan peradilan. Refleksi tersebut menjadi momentum untuk melihat kembali langkah yang telah ditempuh sekaligus merumuskan arah penguatan kepemimpinan perempuan di masa mendatang.

Peningkatan peran perempuan dalam kepemimpinan tidak lagi semata-mata dipandang sebagai agenda pemberdayaan perempuan, tetapi telah berkembang menjadi bagian penting dari pembangunan nasional, reformasi kelembagaan, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang inklusif dan berkeadilan. “Peningkatan kepemimpinan perempuan merupakan bagian penting dalam membangun lembaga yang inklusif dan berkeadilan,” ujar Ibu Dr Nani Indrawati. Upaya tersebut juga sejalan dengan kebutuhan untuk menciptakan lingkungan peradilan yang memberikan ruang yang setara bagi perempuan dalam mengambil peran strategis. Melalui penguatan kapasitas dan kepemimpinan, hakim perempuan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi dalam mewujudkan peradilan yang profesional dan berintegritas.

Komitmen terhadap peningkatan kepemimpinan perempuan di lingkungan peradilan juga telah dilakukan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia sejak tahun 2021 melalui berbagai kegiatan bersama mitra pembangunan. Beberapa di antaranya adalah Australia-Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2) dan International Court of Justice (ICJ) yang secara rutin menyelenggarakan webinar internasional mengenai peningkatan kepemimpinan perempuan di peradilan. Berbagai kegiatan tersebut menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik mengenai kepemimpinan perempuan dalam sistem peradilan. Hal ini menunjukkan bahwa penguatan peran perempuan dalam kepemimpinan peradilan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan yang melibatkan berbagai pihak.

Refleksi tiga tahun perjalanan BPHPI diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan evaluasi, tetapi menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan dan mewujudkan harapan pada masa mendatang. Kehadiran Ibu Izzatun dan Ibu Masitah dalam kegiatan tersebut turut mencerminkan perhatian Pengadilan Agama Kota Malang terhadap pengembangan kapasitas serta kepemimpinan hakim perempuan. Melalui sinergi antara BPHPI, IKAHI, Mahkamah Agung RI, dan para mitra pembangunan, penguatan kepemimpinan perempuan di lingkungan peradilan diharapkan dapat terus berkembang secara berkelanjutan. Momentum tiga tahun BPHPI pun menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju kepemimpinan peradilan yang inklusif membutuhkan komitmen, kolaborasi, dan langkah nyata dari seluruh unsur peradilan.

waka-2