Kuliah Umum & KERTAGAMA di UNISMA, PTA Surabaya Dorong Penguatan Talenta Muda Peradilan Agama
Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam rangka menyiapkan sumber daya manusia peradilan agama yang kompeten, berintegritas, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Komitmen tersebut diwujudkan melalui KERTAGAMA (Klinik Edukasi dan Rekrutmen Talenta Calon Hakim Peradilan Agama) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Universitas Islam Malang (UNISMA), Kamis (24/9/2026).

Kegiatan ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., dan Dekan Fakultas Agama Islam UNISMA, Dr. Drs. H. Abd. Jalil, M.Pd.I. KERTAGAMA menjadi ruang strategis untuk mempertemukan dunia akademik dengan kebutuhan nyata lembaga peradilan agama sekaligus membuka wawasan mahasiswa dan alumni mengenai peluang berkarier di lingkungan peradilan.

Dalam kuliah umum bertema “Masa Depan Hukum: Peluang dan Tantangan Alumni dalam Penguatan Peradilan Agama di Indonesia”, Ketua PTA Surabaya menyampaikan berbagai tantangan dan kebutuhan sumber daya manusia di lingkungan peradilan agama. Kebutuhan tersebut tidak hanya mencakup hakim, tetapi juga panitera, panitera pengganti, jurusita, jurusita pengganti, serta tenaga kepaniteraan dan kesekretariatan. Para calon talenta peradilan perlu memiliki penguasaan hukum materiil dan hukum acara, pemahaman administrasi peradilan, integritas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi. “Masa depan peradilan agama membutuhkan talenta yang tidak hanya memahami hukum, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perkembangan dan kebutuhan peradilan,” ujar Ketua PTA Surabaya.

Kolaborasi antara PTA Surabaya dan UNISMA diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan edukasi, tetapi dapat berkembang menjadi kerja sama berkelanjutan dalam pengembangan kompetensi dan talenta peradilan. Kehadiran jajaran Pengadilan Agama, termasuk Wakil Ketua PA Kota Malang, Izzatun Tiyas Rohmatin, S.H.I., S.H., M.H., Wakil Ketua PA Ponorogo, Mahrus, L.c, M.Ag., Wakil Ketua PA Gresik, Ibu Hikmah, S.Ag, M.Sy., dan Ketua PA Probolinggo, Bapak Dr. H. Achmad Fausi, S.H.I., M.H. turut memperkuat dukungan terhadap sinergi kelembagaan antara peradilan agama dan perguruan tinggi. Melalui kolaborasi tersebut, mahasiswa dan alumni dapat memperoleh pemahaman yang lebih dekat mengenai praktik, kebutuhan, serta tantangan profesi di lingkungan peradilan agama. Pada saat yang sama, lembaga peradilan memperoleh ruang untuk memperkenalkan nilai-nilai profesionalisme dan kompetensi yang dibutuhkan bagi generasi penerus peradilan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) UNISMA yang disampaikan oleh Dr. Moh. Amin, S.E., M.S.A. Sosialisasi tersebut diikuti secara hybrid oleh pimpinan dan pegawai Pengadilan Agama se-Jawa Timur sebagai bagian dari penguatan akses terhadap pengembangan kompetensi. PTA Surabaya memandang sinergi dengan perguruan tinggi sebagai salah satu langkah penting dalam membangun ekosistem pembelajaran yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia peradilan. Melalui KERTAGAMA, PTA Surabaya menegaskan komitmennya untuk mempersiapkan talenta muda yang memiliki kompetensi, integritas, dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan peradilan agama.
Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !