Berita Pengadilan Tinggi Agama Surabaya
PTA SURABAYA MENGIKUTI BIMTEK TERKAIT PELAKSANAAN EKSEKUSI PERDATA
Tanggal Rilis Berita : 29 November 2021, Pukul 13:23 WIB, Telah dilihat 417 Kali

Surabaya - Humas, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI mengadakan Bimbingan Teknis Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama dengan tema Permasalahan dan Solusi dalam Pelaksanaan Eksekusi Perdata di Lingkungan Peradilan Agama, Senin (29/11/2021). Kegiatan ini dilakukan secara online melalui zoom dan dapat juga disaksikan via streaming YouTube di channel YouTube Badilag Media. Bimbingan teknis dihadiri oleh Ketua dan Penitera Pengadilan Tinggi Agama di seluruh Indonesia sesuai surat Dirjen Badilag Nomor: 4001/DjA/PP.00/11/2021 tanggal 19 November 2021 Perihal Pemanggilan Peserta Bimbingan Teknis Kompetensi Tenaga Teknis Peradilan Agama berbasis Online.

1

Acara dimulai dengan sambutan sekaligus membuka acara bimbingan teknis oleh Dirjen Badilag MA RI yaitu Bapak Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H. Dalam sambutannya, beliau menuturkan bahwa eksekusi adalah muara dari keadilan sehingga hal ini merupakan tanggung jawab hakim, panitera dan ketua Pangadilan Agama. Tanggung jawab itu antara lain menerima, memeriksa, mengadili, memutus dan melaksanakan. Menurutnya, terdapat 4 identifikasi yang menjadi problem/permasalahan dalam eksekusi. “Terdapat 4 identifikasi permasalahan dalam eksekusi, 1) isi putusan; 2) objek sengketa yang batasannya belum jelas; 3) keamanan dalam pelaksanaan; dan 4) prosedur dan biaya yang dibutuhkan cukup besar. Oleh sebab itu, saya meminta kepada seluruh ketua PA harus benar-benar mengerti permasalahan eksekusinya sehingga eksekusi dapat berjalan dengan baik”, pungkasnya.
 

2

Disisi lain, suatu putusan belum terdapat manfaatnya apabila belum melaksanakan eksekusi dan menciptakan keadilan bagi masyarakat. Dirjen Badilag juga meminta kepada Ketua PTA dan Ketua PA untuk benar-benar menyimak apa yang disampaikan narasumber supaya menjadi sumber pemikiran dalam melaksanakan tugas berat ini (eksekusi). Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh nara sumber yang bersedia meluangkan waktu untuk hadir dan membagikan ilmunya dalam bimtek ini.
 

3

Pada kesempatan kali ini, dilanjutkan dengan penyampaian materi antara lain oleh  oleh YM. Dr. H. Yasardin, S.H., M.Hum selaku Hakim Agung. dengan materi tentang eksekusi dan permasalahannya, Materi kedua disampaikan oleh Engkus Kusumah Pernama, S.E., M.M selaku kepala seksi pelayanan lelang KPKNL Jakarta 1. Dengan materi tentang Lelang Eksekusi Pengadilan. Materi ketiga mengenai Penanganan Dan Penyelesaian Kasus Pertanahan yang disampaikan oleh perwakilan Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, yaitu Ibu Yulistriani. Kemudian materi terakhir tentang Faktor-Faktor Putusan Pengadilan Terlambat dieksekusi dari Drs. H. Bahrusaam Yunus, SH, MH. (ctr/one/rom)
 

4


 

5
Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !