PTA Surabaya
BERITA

Deteksi Dini dan Pencegahan Penyakit

Senin, 04 Mei 2021, Pengadilan Tinggi agama Surabaya mengikuti Acara Zoom Meeting “Sosialisasi Kesehatan” yang diadakan oleh Mahkamah agung RI. Acara tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi tentang Gejala awal stroke, jantung, hitertensi dan pencegahannya. Acara ini dihadiri oleh Para Pimpinan Mahkamah Agung dan diikuti oleh Para Hakim Agung, Hakim Ad Hoc, Panitera Mahkamah Agung, Pejabat Eselon I dan II di Lingkungan Mahkamah Agung Para Pimpinan dan hakim Pengadilan Tingkat Banding di seluruh Indonesia secara virtual.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Mahkamah Agung RI, beliau mengatakan bahwa dalam rangka memberikan pelayanan prima dan berkualitas kepada para pencari keadilan, diperlukan kesehatan jasmani dan rohani yang prima, sebagai salah satu upaya dan ikhtiar kita bersama dalam menjaga kesehatan kita bersama. Seiring bertambahnya usia, kebugaran dan kekuatan fisik kita juga akan semakin berkurang, deretan penyakin dikawatirkan juga akan mudah masuk atau mudah terkena penyakit mematikan seperti stroke, jantung, darah tinggi, kolesterol, diabetes dll. Untuk itu diperlukan sosialisasi ini guna sebisa mungkin dilakukan pencegahan, dengan adanya sosialisasi ini kita diharapkan dapat memperoleh informasi yang benar dan akurat serta dapat melakukan usaha pencegahan, imbuhnya.

Kegiatan Sosialisasi Kesehatan ini menghadirkan Narasumber dr. Mursyid Bustami, Sp.S (K), KIC, MARS,. dr. Nizar Yamanie, Sp.S (K), dr. Fawzi Arifin Daud, SP.JP. dari Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Jakarta. Menurut narasumber tersebut Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika aliran darah terhenti ke otak, sehingga otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Stroke penyakit sanyap yang sejalan dengan usia, biasanya usia tua < 65 tahun tetapi tidak menutup kemungkinan usia muda dapat terkena stroke. Kematian stroke memiliki resiko meninggal paling besar dari pada penyakit lain seperti jantung, diabetes,dll. Stroke bisa berulang sehingga jika sudah pernah terkena stroke harus lebih hati-hati karena resiko terkena stroke menjadi lebih besar. Seorang perokok, hipertensi, diabetes, stres, usia, serangan jantung, obesitas, makanan siap saji adalah salah satu faktor stroke, terangnya

Menurut Ketua PTA Surabaya Drs.H.Mohammad Yamin Awie, SH, MH menyampaikan acara seperti ini sangat bermanfaat bagi aparatur Pengadilan, apalagi bagi hakim Tinggi yang rata-rata sudah berusia lanjut, kami sampaikan terima kasih kepada pimpinan Mahkamah Agung yang telah menfasilitasi acara penyuluhan kesehatan ini, terutama tentang penyakit stroke, jantung dan hipertensi terangnya. (Iwn/dzom)

Tahukah Kamu Fakta Tentang PTA Surabaya ?

PTA Surabaya mempunyai 37 Pengadilan Tingkat Pertama

Berita Terkini

PELANTIKAN WAKA PTA HAKIM TINGGI DAN 16 KETUA PA DI LINGKUNGAN PTA SURABAYA By : H. Muhammad Nidzom Anshori, S.H., M.H. Tanggal : 05 November 2020

Jumat, 23 Juli 2021. Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Melaksanakan Pelantikan Dan Pengambilan Sumpah Jabatan Kepada Wakil Ketua, Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, Serta Ketua Pengadilan Agama Di Lingkungan Pengadilan Tinggi Agama...

Monev Badilag Data SIKEP Dan ABS Di Wilayah PTA Surabaya By : H. Muhammad Nidzom Anshori, S.H., M.H. Tanggal : 05 November 2020

Surabaya, 20 Mei 2021 - Bertempat Diruang Kabag Perencanaan Dan Kepegawaian PTA Surabaya Dilakukan Monitoring Dan Evaluasi Data SIKEP MA Dan Aplikasi Backup SIKEP (ABS) Oleh Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama. Melalui Video Conference,...

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambah Komentar

* Email tidak akan dipublikasikan
* Jika tidak diisi akan menggunakan foto default