PTA Surabaya
BERITA

Pendampingan Zona Integritas Badilag Menuju WBK dan WBBM

Surabaya – Dalam Rangka Menyiapkan Pembangunan Zona Integritas menuju  Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), pada hari Jumat, 6 Agustus 2021 diadakan pendampingan  oleh Tim Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Dirjen Badilag) yang dihadiri oleh 46 Satker yang diusulkan untuk evaluasi WBBM dan 128 Satker yang diusulkan WBK.

Acara ini juga diikuti oleh Tim Pembangunan Zona Integritas PTA Surabaya di Command Center dengan tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Tampak peserta dari PTA Surabaya terdiri dari  Ketua PTA Surabaya, Drs. H. Mohammad Yamin Awie, S.H., M.H didampingi, H. Agus Widyo Susanto, S.H., M.H selaku sekretaris PTA Surabaya dan Dra. Hj. Siti Romiyani, SH, MH Panitera PTA Surabaya. Disamping itu Ketua dan Sekretaris area juga mengikuti acara ini dengan serius.

Screenshot-28


Saat ini PTA Surabaya selalu berupaya menuju wilayah yang bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). WBK merupakan standar yang ditetapkan oleh Kemenpan-RB untuk menciptakan institusi yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme yang melingkupi seluruh kegiatan adiministrasi maupun menejemen institusi tersebut. Sedangkan WBBM adalah standar kualitas pelayanan suatu Lembaga/institusi dengan pelayanan yang cepat, sederhana, responsive, biaya ringan dan mudah diakses oleh masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Dirjen Badilag Dr. Drs. H. Aco Nur, S.H., M.H menyampaikan arahannya, “ Langkah pertama dan utama yang harus dilakukan adalah membangun komitmen, menata manajemen, pengembangan inovasi, monitoring dan evaluasi serta penguatan manajemen media, terangnya. Ditambahkan bahwa suplemen lain yang wajib dipersiapkan dalam penilaian WBK/WBBM adalah Survey Kepuasan Masyarakat (SKM), Monitoring pelayanan di PTSP secara rutin, dan memastikan kualitas  dan kapabilitas yang mumpuni setiap aparat di frontline dan pada titik-titik strategis pengadilan, tandasnya.

Screenshot-29

Dalam acara tersebut, beliau juga  menjelaskan tentang 3 aspek utama dalam presentasi WBK/WBBM. Aspek tersebut adalah :

1. Ketepatan materi : Materi yang variative dengan memberikan gambar/video/grafik  

sehingga materi terlihat lebih menarik
2. Penguasaan materi : sebaiknya saat menyampaikan materi dilakukan dengan berdiri supaya terlihat lebih menguasai materi dan lebih komunikatif.

3. Penampilan dari presentator : pada saat presentasi diusahakan menggunakan setelan atau pakaian yang elegan sehingga menciptakan kesan awal yang baik dan menarik.

Selain aspek tersebut beliau juga menjelaskan bahwa harus terdapat perbedaan yang signifikan pada WBK baik dari aspek IPK maupun perubahan massif pada budaya kerja dan tata kelola. Hal tersebut juga berlaku pada WBBM, harus ada perubahan yang signifikan pada tata kelola dan kualitas pelayanan yaitu denga membuat inofasi baru yang memberi kemudahan kepada masyarakat. (nvr/ctr/dzom)

Tahukah Kamu Fakta Tentang PTA Surabaya ?

PTA Surabaya mempunyai 37 Pengadilan Tingkat Pertama

Berita Terkini

KPTA Surabaya Lantik 5 Panitera Pengganti Baru By : H. Muhammad Nidzom Anshori, S.H., M.H. Tanggal : 05 November 2020

Selasa, 22 Juni 2021, Sehubungan Dengan Hasil Rapat Baperjakat Tenaga Teknis Kepaniteraan Dan Kejurusitaan Badilag Dengan Nomor: 1492/DjA/KP.04.6/5/2021 Tanggal 7 Mei 2021 Tentang Hasil Rapat Baperjakat Tenaga Teknis Kepaniteraan Dan Kejurusitaan Di...

PENDAMPINGAN DAN TRY OUT ZONA INTEGRITAS PERADILAN DI WILAYAH JAWA TIMUR By : Hj. Siti Romiyani, S.H., M.H. Tanggal : 09 Maret 2020

Surabaya – Dalam Rangka Persiapan Desk Evaluation Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK – WBBM Pengadilan Agama Se Jawa Timur, Tim Reformasi Birokrasi MA-RI, Kepala Biro Perencanaan Dan Organisasi Mahkamah Agung RI - Joko Upoyo Pribadi, SH.,...

Komentar

Belum Ada Komentar

Tambah Komentar

* Email tidak akan dipublikasikan
* Jika tidak diisi akan menggunakan foto default