img-logo img-logo
KPTA Surabaya Hadiri Kajian Ramadan PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Jember
KPTA Surabaya Hadiri Kajian Ramadan PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Jember
Tanggal Rilis Berita : 22 Februari 2026, Pukul 22:08 WIB, Telah dilihat 137 Kali

KPTA Surabaya Hadiri Kajian Ramadan PWM Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Jember

Jember — Sabtu, 21 Februari 2026. Ketua Pengadilan Tinggi Agama (KPTA) Surabaya, Dr. H. Zulkarnain, S.H., M.H., menghadiri kegiatan Kajian Ramadan 1447 H/2026 M yang diselenggarakan oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur di Aula Ahmad Zainuri Universitas Muhammadiyah Jember.

image host
.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta dari unsur PWM, PDM, PCA se-Jawa Timur, organisasi otonom Muhammadiyah, serta warga Muhammadiyah Jember. Turut hadir Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, para konsul jenderal negara sahabat, unsur Forkopimda Jember, serta pimpinan lembaga keagamaan dan kemasyarakatan.

Rangkaian acara kajian jelang berbuka diawali dengan pembacaan kalam Ilahi, yang mengingatkan kembali pesan Al-Qur’an tentang kewajiban berpuasa sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 183, sebagai sarana pembentukan pribadi bertakwa.

image host
Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Hanafi, M.Pd.

Dalam sambutan selamat datang, Rektor Universitas Muhammadiyah Jember, Dr. Hanafi, M.Pd., menyampaikan bahwa Kajian Ramadan menjadi wahana strategis untuk memperkuat ideologi dan gerakan dakwah berkemajuan Muhammadiyah di Jawa Timur. Ia juga memperkenalkan capaian kampus yang telah meraih akreditasi unggul, dengan lebih dari 50% program studi terakreditasi unggul, serta rencana pembukaan 12 program studi baru, termasuk program studi kedokteran.

Selain penguatan akademik, Universitas Muhammadiyah Jember juga mengembangkan berbagai unit usaha berbasis living laboratory dan teaching laboratory, termasuk rumah sakit, klinik, SPBU kerja sama, dan unit usaha lainnya sebagai bagian dari transformasi dan akselerasi kelembagaan.

image host
Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M.

Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. dr. Sukadiono, M.M., dalam sambutannya menyampaikan laporan tentang luasnya amal usaha Muhammadiyah di Jawa Timur, meliputi ribuan lembaga pendidikan, puluhan rumah sakit dan klinik, ratusan lembaga sosial, serta ribuan masjid dan musala. Ia menegaskan bahwa kontribusi Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial merupakan bagian integral dari pembangunan Jawa Timur.

Dalam suasana yang hangat dan komunikatif, beliau juga menyampaikan harapan agar dukungan pemerintah daerah terhadap organisasi kemasyarakatan proporsional dengan kontribusi nyata yang telah diberikan kepada masyarakat.

image host
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Muhammadiyah dalam membangun pendidikan dan kesehatan sejak sebelum kemerdekaan Indonesia. Ia menegaskan bahwa pembangunan bangsa tidak dapat ditanggung pemerintah semata, melainkan memerlukan kolaborasi dengan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah.

Mengangkat tema besar kajian tentang ekoteologi dan tugas kekhalifahan, Emil Dardak menekankan pentingnya menjaga lingkungan sebagai bagian dari pengamalan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Ia mengaitkan konsep khalifah fil ardh (pemimpin di muka bumi) dengan tanggung jawab manusia untuk menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“Sebagai bangsa yang berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa, menjaga bumi dan lingkungan adalah bagian dari pengamalan iman. Tugas kekhalifahan harus diwujudkan dalam tindakan nyata menjaga kelestarian alam,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tantangan zaman, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence), yang menuntut generasi muda memiliki ketangguhan mental, nasionalisme, dan akhlak yang kuat—nilai-nilai yang diyakini tumbuh dalam sistem pendidikan Muhammadiyah.

image host
Ketua PDM Jember, Prof. Dr. Aminullah Elhady, M.Ag.

Hikmah Ramadan disampaikan oleh Ketua PDM Jember, Prof. Dr. Aminullah Elhady, M.Ag., yang juga merupakan Guru Besar Filsafat Islam Universitas Islam Negeri KH Ahmad Shidiq (UIN KHAS) Jember, menguraikan secara mendalam makna tugas kekhalifahan sebagaimana termaktub dalam Surah Al-Baqarah ayat 30. Ia menegaskan bahwa setiap manusia memiliki “DNA khalifah” yang membawa mandat untuk memakmurkan bumi (wasta’marakum fiha).

Menurutnya, ekoteologi dan tugas kekhalifahan merupakan dua konsep yang tidak terpisahkan. Ketakwaan yang dibentuk melalui ibadah puasa harus tercermin dalam kepedulian terhadap lingkungan dan upaya menjaga harmoni ciptaan Allah.

“Manusia ditugasi bukan untuk merusak, tetapi untuk membangun peradaban dan memakmurkan bumi. Kerusakan lingkungan adalah pengingkaran terhadap mandat kekhalifahan,” ungkapnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa Islam secara tegas melarang perusakan bumi setelah Allah menciptakannya dalam keadaan baik dan seimbang, sehingga tanggung jawab ekologis menjadi bagian dari manifestasi ketakwaan.

image host
.

Kehadiran KPTA Surabaya dalam kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara lembaga peradilan agama dengan organisasi kemasyarakatan Islam dalam membangun masyarakat yang religius, berintegritas, serta berwawasan kebangsaan dan lingkungan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan berbuka puasa pada pukul 17.53 WIB, dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah. Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan mencerminkan semangat Ramadan sebagai momentum penguatan spiritualitas sekaligus komitmen sosial dalam membangun peradaban yang berkemajuan.

Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !