Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya turut ambil bagian dalam kegiatan sosial dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Ikatan Hakim Indonesia (IKAHI) ke-73. Kegiatan yang diselenggarakan oleh IKAHI Daerah Jawa Timur ini berupa kunjungan dan pemberian bantuan kepada dua panti asuhan, yakni Panti Asuhan Bilyatimi dan Mizan Amanah, pada Senin (20/4) pukul 14.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pimpinan dari empat pengadilan tingkat banding serta para hakim tingkat banding di wilayah Jawa Timur. Kehadiran para peserta mencerminkan komitmen kuat insan peradilan tingkat banding dalam menjalankan peran sosial di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari komunitas yang peduli.
Dalam suasana penuh kehangatan, rombongan IKAHI Daerah Jawa Timur disambut oleh pengurus dan anak-anak panti dengan antusias. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari serta menjadi bentuk perhatian nyata terhadap kesejahteraan anak-anak yatim dan dhuafa.

Ketua PTA Surabaya, Dr. H. Zulkarnail, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan rasa syukur dalam memperingati HUT IKAHI ke-73. Ia menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan ini bukan terletak pada besar kecilnya bantuan, melainkan pada ketulusan niat untuk berbagi.
Ia menyampaikan, “Sehubungan dengan peringatan HUT IKAHI ke-73, atas nama pembina dan seluruh pengurus, kami menyerahkan bantuan ini dengan penuh ketulusan. Mudah-mudahan apa yang kami berikan dapat membawa manfaat. Kami berharap bantuan ini tidak dinilai dari besar kecilnya, melainkan dari keikhlasan yang mendasarinya. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut. Kami juga mendoakan agar para pengurus dan anak-anak di panti ini senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan.”

Ia juga berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi di masa mendatang. Selain itu, beliau mendoakan agar seluruh pengurus dan anak-anak panti senantiasa diberikan kesehatan serta keberkahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Menutup sambutannya, beliau memberikan pesan penuh motivasi kepada anak-anak panti asuhan, “Anak-anakku sekalian, tetaplah semangat meraih cita-cita. Status sebagai anak yatim bukanlah sebuah kekurangan atau aib, melainkan kekuatan untuk terus bangkit dan berprestasi. Semoga kalian semua dapat meraih masa depan yang gemilang.”
Belum ada komentar, jadilah yang pertama Komentar !