Bangil, 31 Juli 2025 menjadi hari yang istimewa bagi keluarga besar Pengadilan Agama Bangil. Bertempat di Aula Sidang Utama, seluruh jajaran Pengadilan Agama Bangil berkumpul untuk memperingati hari jadi Peradilan Agama yang ke-143. Acara peringatan ini menjadi momen refleksi dan apresiasi terhadap perjalanan panjang lembaga peradilan yang telah mengawal keadilan bagi umat Islam di Indonesia.
Peringatan diawali dengan suasana khidmat, di mana seluruh hadirin larut dalam tayangan video dokumenter Peradilan Agama. Video tersebut memaparkan jejak langkah Peradilan Agama dari masa ke masa, menyoroti peran strategisnya dalam penegakan hukum Islam, serta evolusi dan kontribusinya terhadap sistem peradilan nasional. Visualisasi yang menarik ini membawa para hadirin menyelami sejarah dan memahami betapa vitalnya keberadaan Peradilan Agama.
Setelah itu, suasana hening menyelimuti aula saat sejarah singkat Peradilan Agama dibacakan oleh Panitera, Dra Hj. Rofiah, M.Hes. Pembacaan ini tidak hanya sekadar narasi, melainkan sebuah pengingat akan perjuangan para pendahulu dalam membangun dan mempertahankan eksistensi lembaga ini. Dari awal mula pembentukannya hingga perkembangan modern saat ini, setiap babak sejarah menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berdedikasi.

Puncak acara yang paling ditunggu adalah pemotongan tumpeng. Simbol tumpeng, dengan nasi kuning menjulang dan aneka lauk pauk di sekelilingnya, melambangkan rasa syukur atas usia ke-143 Peradilan Agama serta harapan akan keberkahan dan kemajuan di masa mendatang. Ketua Pengadilan Agama Bangil secara simbolis memotong tumpeng, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Ketua Pengadilan Agama Bangil, Drs. H. Ihsan Halik, SH.MH, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan. Beliau menekankan pentingnya menjaga integritas, profesionalisme, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas-tugas peradilan. Ketua juga mengajak seluruh komponen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan tuntutan zaman demi pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat.
Acara ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarinsan Pengadilan Agama Bangil. Kebersamaan yang terjalin dalam peringatan ini diharapkan dapat meningkatkan sinergi dan kolaborasi dalam upaya mencapai visi dan misi organisasi. Semangat kekeluargaan terpancar jelas di wajah setiap pegawai yang hadir.

Peringatan hari ulang tahun ini juga menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran Peradilan Agama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan kewenangan yang dimilikinya, Peradilan Agama terus berupaya menjadi pilar keadilan yang kokoh, memberikan kepastian hukum, dan menyelesaikan sengketa-sengketa keperdataan di kalangan umat Islam.
Antusiasme dan semangat kebersamaan terasa kuat sepanjang acara. Ini menunjukkan komitmen seluruh jajaran Pengadilan Agama Bangil untuk terus melangkah maju, menjaga marwah lembaga, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. Semangat 143 tahun Peradilan Agama menjadi dorongan untuk terus berinovasi.
Dengan berakhirnya acara pemotongan tumpeng dan sambutan Ketua, seluruh rangkaian peringatan Ulang Tahun Peradilan Agama ke-143 di PA Bangil berjalan sukses yang diakhiri dengan Foto bersama. Momen ini bukan hanya perayaan, melainkan juga pengingat akan tanggung jawab besar yang diemban oleh setiap insan Peradilan Agama dalam mewujudkan keadilan dan penegakan hukum Islam yang berkeadilan.
Semoga di usia yang ke-143 ini, Peradilan Agama, khususnya Pengadilan Agama Bangil, terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan hukum yang prima, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menjadi lembaga yang dipercaya dan dihormati. Dirgahayu Peradilan Agama ke 143!