Pengadilan Agama (PA) Ngawi menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengadilan Agama se-Wilayah Koordinator Madiun pada Jumat (08/08). Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua, Panitera, dan Sekretaris dari seluruh Pengadilan Agama yang berada di bawah koordinasi wilayah Madiun. Rakor ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kelembagaan dan menyamakan persepsi dalam melaksanakan tugas peradilan agama. Agenda tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi yang lebih intens antar-satuan kerja (satker) guna menciptakan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien. Suasana keakraban dan semangat kerja sama terlihat sejak awal kegiatan hingga berakhirnya acara.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan olahraga tenis bersama yang digelar di lapangan tenis Alun Alun Ngawi. Olahraga ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga ajang silaturahmi dan mempererat hubungan personal antarpejabat pengadilan. Suasana santai dan penuh canda tawa mewarnai sesi olahraga ini, menciptakan keakraban yang diharapkan dapat berimbas positif pada kerja sama profesional di kemudian hari. Setelah olahraga, seluruh peserta diarahkan untuk mengikuti agenda pembahasan inti Rakor.
Pada sesi rapat, para peserta membahas berbagai agenda strategis, mulai dari evaluasi kinerja, penguatan sinergi antar-satker, hingga perencanaan program kerja ke depan. Evaluasi kinerja dilakukan secara menyeluruh, meliputi capaian, kendala, dan solusi yang dapat diterapkan di masing-masing satuan kerja. Diskusi berlangsung terbuka, memungkinkan setiap peserta menyampaikan pandangan dan usulan inovasi. Hasil pembahasan diharapkan dapat menjadi acuan bersama dalam meningkatkan mutu pelayanan publik. Rakor ini juga menjadi sarana pertukaran informasi dan praktik terbaik antar-satker untuk mengoptimalkan pencapaian target Mahkamah Agung RI.

Ketua PA Ngawi dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. “Rakor ini bukan hanya forum koordinasi rutin, tetapi juga momentum memperkuat kebersamaan dan menyatukan langkah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kita harus menjaga semangat kolaborasi ini agar setiap satuan kerja dapat bekerja selaras dan saling mendukung,” ujarnya. Ia berharap hasil Rakor ini dapat segera diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kinerja peradilan agama di wilayah Madiun. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan visi peradilan yang cepat, sederhana, dan biaya ringan dapat terwujud secara optimal.