img-logo img-logo
Ketua PA Bangil Ikut Serta dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dan Bayi
Ketua PA Bangil Ikut Serta dalam Upaya Penurunan Kematian Ibu dan Bayi
Tanggal Rilis Berita : 21 Agustus 2025, Pukul 14:39 WIB, Telah dilihat 47 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Bangil

Bangil – Ketua Pengadilan Agama (PA) Bangil, Drs. H. Ihsan Halik, S.H., M.H., menghadiri kegiatan penting yang berfokus pada penurunan angka kematian ibu (maternal) dan bayi (perinatal) di Kabupaten Pasuruan. Acara ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 21 hingga 22 Agustus 2025, bertempat di Hotel Senyur, Prigen, Pasuruan.

Acara ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko. Dalam sambutannya, Sekda menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai target penurunan angka kematian yang signifikan. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif dari berbagai instansi, termasuk dari sektor hukum seperti Pengadilan Agama.

Partisipasi dari PA Bangil, yang diwakili langsung oleh ketuanya, menunjukkan bahwa upaya penurunan kematian maternal dan perinatal tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Aspek hukum dan sosial juga memiliki peran penting, misalnya dalam hal Dispensasi perkawinan dan perceraian yang dapat memengaruhi status kesehatan perempuan dan anak.

image host

Drs. H. Ihsan Halik, S.H., M.H. mengungkapkan bahwa ia sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, pemahaman yang lebih baik tentang masalah kesehatan ini akan membantu PA Bangil dalam memberikan layanan yang lebih komprehensif kepada masyarakat, terutama yang berkaitan dengan isu keluarga.

Ia juga berharap informasi yang diperoleh dari diseminasi ini dapat disosialisasikan lebih lanjut di internal PA Bangil. Dengan demikian, seluruh jajaran dapat memiliki kesadaran yang sama tentang pentingnya isu kesehatan ini dan bagaimana peran mereka dapat berkontribusi.

Kegiatan ini merupakan sebuah diseminasi yang bertujuan menyebarluaskan informasi, strategi, dan praktik terbaik dalam upaya pencegahan kematian ibu dan bayi. Masalah ini menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah dalam bidang kesehatan.

image host

Diseminasi ini diikuti oleh 44 satuan kerja (satker) dari berbagai instansi yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam mengatasi masalah kesehatan masyarakat yang krusial ini.

Selama kegiatan, para peserta diberikan berbagai materi dan paparan dari narasumber ahli. Topik yang dibahas mencakup berbagai hal, mulai dari identifikasi risiko kehamilan, penanganan kasus darurat, hingga pentingnya edukasi kesehatan reproduksi bagi masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang kuat untuk membangun sinergi berkelanjutan di antara seluruh satker yang terlibat. Tujuannya adalah untuk menciptakan Kabupaten Pasuruan yang lebih sehat dan aman bagi ibu dan anak.

Penutupan acara ditandai dengan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk mengimplementasikan strategi yang telah disepakati di institusi masing-masing. Komitmen ini menjadi landasan kuat untuk mencapai tujuan mulia, yaitu zero death atau nihil kematian ibu dan bayi di masa depan.