Lumajang– Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) Lumajang turut hadir secara daring melalui Zoom Meeting dalam Sidang Paripurna Khusus Pemilihan Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial pada Rabu, 10 September 2025. Beliau mengikuti kegiatan dari Ruang Wakil Ketua dengan penuh khidmat. Kesempatan ini menjadi momentum berharga bagi beliau karena dapat menyaksikan langsung dinamika pemilihan pimpinan di lembaga peradilan tertinggi. Selain itu juga sekaligus menunjukkan dukungan aktif PA Lumajang terhadap agenda penting Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Pada putaran pertama, lima hakim agung menyatakan kesediaannya untuk maju sebagai calon, yaitu Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum., Prof. Dr. Hamdi, S.H.,M.Hum., Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H., Prof. Dr. Haswandi, S.H., S.E., M.Hum., M.M., dan Dr. Yasardin, S.H., M.Hum.. Dari hasil pemungutan suara, Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. memperoleh 17 suara, disusul Prof. Dr. Hamdi, S.H.,M.Hum. dan Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. dengan masing-masing 6 suara, serta Prof. Dr. Haswandi, S.H., S.E., M.Hum., M.M., dan Dr. Yasardin, S.H., M.Hum. dengan 4 suara. Selain itu, terdapat 2 suara yang dinyatakan tidak sah oleh panitia. Hasil ini kemudian menjadi dasar pelaksanaan putaran kedua.

Sidang berlanjut ke putaran kedua dengan tiga calon peraih suara terbanyak, yaitu Yang Mulia Dwiarso Budi Santiarto, Yang Mulia Hamdi, dan Yang Mulia Prim Haryadi. Setelah pemungutan suara berlangsung, Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. berhasil meraih 25 suara, Dr. Prim Haryadi, S.H., M.H. 9 suara, dan Prof. Dr. Hamdi, S.H.,M.Hum. 4 suara. Sementara itu, terdapat 1 suara yang dinyatakan tidak sah. Dengan hasil tersebut, Dr. Dwiarso Budi Santiarto, S.H., M.Hum. resmi terpilih sebagai Wakil Ketua Mahkamah Agung RI Bidang Non Yudisial.

Usai mengikuti kegiatan, Fatkur Rosyad, S.Ag., M.H., M.HES. menyampaikan harapan agar kepemimpinan baru di Mahkamah Agung dapat memperkuat manajemen organisasi peradilan. Beliau menekankan pentingnya peningkatan transparansi, akuntabilitas, serta pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kepemimpinan yang kuat akan mampu mendorong terciptanya sistem peradilan yang lebih kokoh. “Kami berharap dengan terpilihnya Yang Mulia Dwiarso Budi Santiarto, Mahkamah Agung semakin maju dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi pencari keadilan,” tutur Wakil Ketua PA Lumajang.