Bangil, 1 Oktober 2025 Pengadilan Agama (PA) Bangil menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila dengan suasana khidmat dan penuh makna. Upacara yang dilaksanakan di halaman kantor PA Bangil ini menjadi refleksi tahunan atas pentingnya ideologi Pancasila sebagai pilar tunggal Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai PA Bangil, mulai dari hakim, panitera, sekretaris, hingga staf pendukung, berpartisipasi penuh dalam kegiatan ini. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen solid keluarga besar PA Bangil dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan peradilan.

Bertindak sebagai Komandan Upacara adalah Dimas Wahyu Adrianto, yang memimpin jalannya seluruh rangkaian upacara dengan sigap dan teratur. Ketegasan dalam komando memastikan setiap sesi berjalan lancar dan disiplin, mencerminkan semangat juang dalam mempertahankan ideologi negara.
Pengucapan teks Pancasila yang dipimpin oleh oleh Inspektur Upacara, Ketua PA Bangil, Drs.H. Ihsan Halik, SH.MH.yang ditirukan oleh seluruh peserta upacara. Dan dilanjutkan denganpembacaan naskah Pembukaan UUD 1945 dan naskah Ikrar. Pembacaan ikrar ini bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan komitmen aparatur PA Bangil untuk senantiasa mengamalkan nilai-nilai Pancasila, khususnya dalam menegakkan keadilan di ruang lingkup pengadilan.

Ketua PA Bangil, Drs.H. Ihsan Halik, SH.MH. menyampaikan betapa pentingnya Pancasila sebagai dasar filosofis bangsa, yang berhasil menyatukan keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia. Beliau secara khusus menyoroti tema peringatan tahun ini: "Pancasila Perekat Bangsa menuju Indonesia Raya." Tema ini mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk aparatur peradilan, untuk menjadikan Pancasila sebagai tali pengikat yang tak terputus di tengah dinamika dan tantangan global.

Upacara tersebut juga menjadi sarana untuk mengenang dan menghormati jasa para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam tragedi Gerakan 30 September 1965. Pengorbanan mereka adalah bukti nyata kesaktian Pancasila yang teruji dan tak tergoyahkan dari rongrongan ideologi lain.
Melalui peringatan ini, PA Bangil berharap semangat persatuan dan kesatuan kian menguat. Pancasila harus menjadi landasan moral dan etika dalam setiap pengambilan keputusan dan pelayanan publik, mengantarkan bangsa Indonesia menuju cita-cita "Indonesia Raya" yang adil, makmur, dan berdaulat.
Dengan Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di PA Bangil menjadi pengingat bahwa ideologi bangsa adalah warisan berharga yang harus dijaga oleh setiap generasi. Kemudian setelah Upacara diakhiri, seluruh peserta melakukan foto bersama.