img-logo img-logo
TINGKATKAN LITERASI DIGITAL, ASN PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR ETIKA DIGITAL
TINGKATKAN LITERASI DIGITAL, ASN PA SITUBONDO IKUTI WEBINAR ETIKA DIGITAL
Tanggal Rilis Berita : 15 Oktober 2025, Pukul 10:06 WIB, Telah dilihat 27 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Selasa, 14 Oktober 2025, pegawai Pengadilan Agama Situbondo, Jefri Yulianto, mengikuti kegiatan Webinar Etika Digital ASN yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kota Manado. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dari ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. Webinar ini membahas pentingnya pemahaman dan penerapan etika digital bagi Aparatur Sipil Negara di era transformasi digital. Narasumber dalam kegiatan ini adalah Nur Muhammad Holik dari BKPSDM Kota Manado. Ia menyampaikan materi menarik seputar digitalisasi pelayanan publik dan penguatan etika digital ASN.

WhatsApp Image 2025 10 15 at 09.58.47 1

Dalam paparannya, Nur Muhammad Holik menekankan bahwa era digital telah membawa perubahan besar dalam tata kelola pelayanan publik. Menurutnya, digitalisasi membuka peluang bagi ASN untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat. “Digitalisasi pelayanan publik memperluas peran ASN di ruang digital, baik melalui e-Gov, aplikasi layanan masyarakat, maupun media sosial resmi,” jelasnya. ASN dituntut tidak hanya mahir menggunakan teknologi, tetapi juga memahami etika dalam berinteraksi di dunia maya.

WhatsApp Image 2025 10 15 at 09.58.47

Ia menambahkan bahwa peran ASN kini semakin strategis dalam mendukung kemudahan layanan publik berbasis digital. Hal ini menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi modern. Lebih lanjut, narasumber menjelaskan mengenai sistem Online Single Submission (OSS) sebagai contoh implementasi pelayanan publik digital. Melalui OSS, sistem perizinan usaha kini dapat dilakukan secara elektronik dan 100 persen online. “OSS memotong birokrasi manual dan meningkatkan transparansi dalam proses perizinan,” terang Nur Muhammad Holik.

Selain membahas digitalisasi, narasumber juga memberikan materi penting tentang Rekomendasi Penguatan Etika Digital ASN. Ia menjelaskan bahwa ASN harus menjaga integritas dan citra institusi, baik di dunia nyata maupun di ruang digital. “Etika digital bukan hanya soal bagaimana menggunakan teknologi, tetapi juga bagaimana menjaga tanggung jawab moral di dunia maya,” tegasnya. Nur Muhammad Holik kemudian menyampaikan empat aspek utama dalam penguatan etika digital ASN. Aspek tersebut mencakup kebijakan, pelatihan, pengawasan, serta sistem reward and punishment. Setiap aspek memiliki peran penting dalam menciptakan ASN yang beretika dan berkarakter digital.