img-logo img-logo
PA SITUBONDO IKUTI FORUM DISKUSI PUBLIK TENTANG TRANSFORMASI SDM DI ERA DIGITAL
PA SITUBONDO IKUTI FORUM DISKUSI PUBLIK TENTANG TRANSFORMASI SDM DI ERA DIGITAL
Tanggal Rilis Berita : 20 Oktober 2025, Pukul 16:04 WIB, Telah dilihat 47 Kali
Satuan Kerja : Pengadilan Agama Situbondo

Pengadilan Agama Situbondo turut berpartisipasi dalam kegiatan forum diskusi publik yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media pada hari Senin, 20 Oktober 2025. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti dari Ruang Kesekretariatan Pengadilan Agama Situbondo. Forum tersebut mengangkat tema “Transformasi SDM di Era Digital untuk Meningkatkan Daya Saing Bangsa”. Acara ini diikuti oleh berbagai instansi pemerintah serta kalangan akademisi dari seluruh Indonesia. Dari Pengadilan Agama Situbondo, kegiatan ini diwakili oleh pegawai kesekretariatan, Fani Rahma Fajriana. Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dan diwarnai dengan diskusi yang interaktif antara peserta dan narasumber.

WhatsApp Image 2025 10 20 at 15.58.25 4

Narasumber utama dalam forum ini adalah Praktisi Komunikasi, Drs. Gun Gun Siswandi, M.Si. Dalam paparannya, beliau menyampaikan bahwa komunikasi publik yang efektif merupakan bagian penting dalam proses transformasi sumber daya manusia di era digital. “Kita harus membentuk SDM yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga mampu mengelola komunikasi secara bijak dan produktif,” ujarnya dengan tegas. Gun Gun menekankan bahwa kemampuan berkomunikasi dengan baik menjadi modal utama bagi aparatur dalam menghadapi dinamika perubahan digital. Ia juga mengingatkan agar setiap instansi pemerintah mampu menyesuaikan pola komunikasi dengan kebutuhan masyarakat yang semakin cerdas dan kritis. Paparannya mendapat sambutan positif dari para peserta yang hadir.

WhatsApp Image 2025 10 20 at 15.58.25 5

Lebih lanjut, Gun Gun menjelaskan bahwa transformasi SDM tidak hanya berbicara tentang adaptasi teknologi, tetapi juga perubahan mindset. Ia menyoroti bahwa literasi digital menjadi pondasi utama dalam membangun aparatur yang tangguh di era informasi terbuka. “Perubahan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kualitas manusia yang memanfaatkannya,” tambahnya. Menurutnya, aparatur pemerintah perlu memiliki kemampuan untuk menyaring informasi dan menyampaikan pesan publik secara strategis. Hal ini penting agar komunikasi pemerintah tetap terpercaya dan relevan di tengah derasnya arus informasi. Pesan tersebut menjadi refleksi bagi peserta untuk terus memperkuat kapasitas diri dalam bidang komunikasi publik.

Selain paparan narasumber, kegiatan ini juga menghadirkan sesi berbagi praktik baik dari beberapa instansi pemerintah. Mereka memaparkan pengalaman dalam membangun sistem komunikasi digital yang efisien dan ramah publik. Salah satu contoh yang diangkat adalah penerapan strategi komunikasi berbasis media sosial untuk memperluas jangkauan informasi. Narasumber menilai bahwa kolaborasi antarinstansi menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kepercayaan publik. “Kita perlu berbagi pengalaman agar setiap lembaga dapat belajar dan berkembang bersama,” tutur Gun Gun. Hal ini menunjukkan pentingnya sinergi dalam memperkuat citra positif instansi pemerintah di mata masyarakat.